Skip to main content

10 Tahun Lagi Pensiun? Ini yang Harus Anda Lakukan

Tidak terasa waktu berjalan. Jika anda sekarang termasuk golongan pekerja yang 10 tahun lagi menuju pensiun, hal-hal apa saja yang harus anda siapkan agar ketika waktu itu tiba anda sudah benar-benar siap menghadapinya?


  1. Lakukan evaluasi keuangan. Tidak ada hal yang lebih penting dalam persiapan pensiun selain dengan memperhatikan laporan keuangan kita kembali. Catat segala aset yang sudah anda miliki, hutang anda yang masih berjalan, sumber pemasukan anda dari mana saja saat ini serta pengeluaran anda. Jangan lupa untuk mencatat juga berapa manfaat pensiun yang akan anda peroleh serta nilai uang pertanggungan asuransi jiwa anda.
  2. Periksa pos pengeluaran yang masih berjalan ketika pensiun seperti misalnya kebutuhan hidup, rekreasi dan aktivitas sesudah pensiun yang masih membutuhkan biaya. Dan periksa apakah ada beberapa pengeluaran tahunan yang harus disiapkan juga seperti membayar pajak dan perbaikan rumah yang kemungkinannya masih akan terus berjalan meskipun sudah memasuki masa pensiun. Perhatikan juga jika ada cicilan hutang yang masih akan berjalan atau mungkin pendidikan anak yang belum selesai bahkan setelah anda pensiun.
  3. Periksa sumber pendapatan setelah pensiun. Beberapa perusahaan menyediakan manfaat pensiun sebagai pengganti penghasilan melalui program DPLK atau DPPK nya. Sumber pendapatan mana lagi yang akan dapat menggantikan pendapatan yang hilang karena pensiun. Sumber pendapatan ini bisa dari hasil sewa proeperti, usaha atau bisnis, hasil karya atau pun menjual keahlian dan pengalaman anda setelah bertahun-tahun menjalani profesi anda.
  4. Ketahui nilai dana pensiun yang dibutuhkan kelak. Umumnya manfaat pensiun yang diberikan oleh perusahaan adalah sangat minim. Tidak akan mampu untuk mencukupi atau mensupport gaya hidup anda sebelum pensiun. Hitung berapa dana pensiun yang memadai yang dapat digunakan mulai sejak pensiun hingga akhir masa pensiun kita dengan cara bertingkat. Berapa yang dibutuhkan untuk membiayai pensiun kita hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, 80% gaya hidup terakhir hingga 100% gaya hidup. 
  5. Rencanakan untuk menambah tabungan dan investasi dana hari tua anda dan investasikan dana hari tua dengan seksama agar memberikan tingkat keuntungan yang memadai. Tetap optimis dalam menghadapi pensiun anda apapun kondisi anda saat ini. Setiap sen yang anda sisihkan akan tetap berkontribusi dalam menambah dana pensiun anda. Jangan gegabah dalam mengelola dana pensiun dan sebaiknya konsultasikan dengan para perencana keuangan yang memahami bagaimana cara terbaik menghadapi pensiun Anda. 
Semoga sedikit tips menghadapi pensiun ini dapat memberikan solusi bagi Anda dalam mempersiapkan hari tua yang sejahtera. Be Smart with Your Money! (BR)

Comments

  1. Halo, nama saya Nona. Dwiokta Septiani Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman untuk sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya scammed oleh beberapa lender online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Anita Charles pemberi pinjaman cepat, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 10.000 Euro dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres pada tingkat bunga hanya 2%. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah i diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan. Jadi saya berjanji saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda membutuhkan semacam pinjaman, hubungi Ibu Anita melalui email: anitacharlesqualityloanfirm@mail.com.
    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: septianidwiokta@gmail.com
    Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman yang saya kirim langsung ke rekening mereka.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

50 Cara Menghemat Pengeluaran

Berhemat adalah salah satu cara untuk menciptakan surplus yang paling mudah dan cepat dilakukan. Berhemat tidak sama dengan kikir atau pelit. Berhemat adalah mengefektifkan pengeluaran agar tidak mubazir dalam penggunaannya. Dengan berhemat kita dapat mewujudkan masa depan seperti membiayai pendidikan anak, membeli rumah idaman, mewujudkan kualitas kehidupan di hari tua yang lebih baik, berinvestasi dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa teknik berhemat yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran dan menciptakan surplus dalam keuangan kita.

1 Mengurangi Makan di Luar
Apakah anda termasuk orang yang sering makan di luar ketika jam makan siang kantor? Atau Anda sering membuat janji temu di luar bersama kolega, rekan bisnis atau teman? Dengan mengelola pengeluaran makan siang saja anda bisa berhemat sangat banyak. Saat ini pengeluaran untuk makan siang bisa mencapai Rp 35 - 50 ribu untuk sekali makan di kafe atau resto atau bahkan lebih. Membawa bekal dari rumah bisa menjadi so…

Rumah: Beli atau Kontrak?

Kebutuhan akan tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Selain melindungi dari hujan dan panas, memiliki rumah sendiri adalah tempat untuk mendidik anak dan membina rumah tangga, aktualisasi kemandirian serta kedamaian. Tidak salah jika ada pepatah rumahku istanaku. artinya memiliki rumah sendiri dapat menciptakan rasa damai di antara pasangan yang sudah menikah.

Ada 2 cara yang biasanya dilakukan orang agar dapat memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Cara pertama adalah dengan menyewa rumah atau kontrak, cara yang kedua adalah dengan membeli, baik melalui kredit perumahan, atau dengan membelinya secara tunai. Cara manakah yang terbaik?

Menyewa atau mengontrak rumah adalah cara termudah dan umumnya dilakukan oleh kebanyakan orang di awal karirnya. Di saat penghasilan belum terlalu besar, dan dana untuk membeli rumah belum terkumpul, banyak yang memutuskan untuk menggunakan opsi ini agar bisa hidup mandiri dengan penghasilan yang dia punya. Banyak pilihan menyewa …

Berapa Idealnya Rekening Tabungan yang Harus Dimiliki?

Hal sederhana tapi sering luput dari perhatian ketika melakukan pengelolaan keuangan pribadi adalah sebenarnya berapa banyak rekening tabungan yang perlu dimiliki seseorang. Apakah satu rekening saja tidak cukup?

Ada alasan tertentu mengapa kita perlu membuat beberapa rekening untuk tabungan kita. Pertama adalah untuk kemudahan dalam melakukan monitoring atas perkembangan keuangan kita. Kesalahan dalam melakukan manajemen keuangan adalah mencampurkan uang hasil pendapatan, kebutuhan arus kas bulanan dan tabungan dalam satu rekening. Dampaknya, seringkali kita berpikir telah menabung namun ternyata ujungnya terpakai untuk membayar pengeluaran karena tidak bisa membedakan uang yang direncanakan untuk belanja sehari-hari dan kebutuhan sebagai simpanan masa depan.

Kedua adalah untuk mendisiplinkan diri dalam mengelola keuangan. Dengan memiliki beberapa rekening dengan tujuan masing-masing maka kita memiliki kendali atas uang kita. Misalnya, jika kita sudah mengalokasikan sejumlah uang unt…