27 April 2017

Financial Quick Tips: 4 Tipe Reksadana untuk Investasi

Buat Anda yang tertarik investasi di pasar modal. Kata reksadana (bukan Danareksa ya..) pasti sudah cukup sering Anda dengar sebagai salah satu instrumen investasi yang memudahkan untuk memulai berinvestasi. Untuk yang belum paham apa itu reksadana, sederhananya reksadana adalah sebuah wadah berinvestasi di pasar modal dimana para investor "menitipkan" dananya untuk kemudian dikelola oleh seorang manajer investasi untuk ditempatkan dalam efek surat berharga di pasar modal.

Dengan reksadana memungkinkan seorang investor pemula untuk mendapatkan peluang keuntungan berinvestasi di pasar modal meskipun tidak memiliki pengetahuan dan keahlian serta modal yang memadai untuk membentuk sebuah portofolio yang optimal. Mengapa? Karena dana para investor dikumpulkan menjadi satu dan ada sebuah tim pengelola investasi (yang memiliki ijin sebagai Wakil Manajer Investasi) dan memiliki keahlian serta pengalaman untuk mengelola dana tersebut. Sehingga dalam berinvestasi di reksadana investor cukup menunggu hasil dari kinerja pengelolaan Manajer Investasi tersebut. Cara mudah untuk menilai apakah sebuah perusahaan Manajemen Investasi cukup baik dalam mengelola investasi Anda adalah dengan melihat kinerja hasil pengelolaan yang umumnya tercantum dalam Fund Fact Sheet produk reksadana yang ditawarkan, tingkat pertumbuhan dana kelolaan serta kebijakan investasinya. Bingung? Tidak apa.. memang dalam berinvestasi kita tetap harus belajar karena selalu ada hubungan antara potensi keuntungan dan risiko yang ada di dalamnya.

Oke kembali kepada tujuan awal tulisan ini.. yaitu jenis-jenis reksadana. Secara umum jika Anda ingin membeli reksadana maka agen penjual reksadana akan menanyakan reksadana apakah yang ingin anda beli? Biasanya akan ada 4 pilihan reksadana untuk Anda masukkan dalam portofolio Anda yang tujuannya adalah untuk mengakomodir tingkat toleransi risiko Anda dalam berinvestasi. Pilihan reksadana itu antara lain:

Reksadana Pasar Uang

Untuk Anda yang baru mulai belajar berinvestasi dan takut rugi dalam berinvestasi di reksadana mungkin jenis reksadana ini adalah yang paling mudah dipahami. Mengapa? Karena dana investasi Anda akan ditempatkan ke instrumen utang jangka pendek di bawah 1 tahun.. dan salah satu penempatannya mungkin Anda juga sudah familiar, yaitu Sertifikat Deposito. Selain deposito reksadana pasar uang juga dapat menempatkan dana investasi Anda dalam instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Obligasi yang jatuh tempo dalam 1 tahun, Surat Pengakuan Hutang, Surat Komersial dan Surat Berharga Pasar Uang. Yang sering dipersepsikan keliru adalah ketika berinvestasi di instrumen ini orang sering mengira pasar uang adalah FOREX. Bukan yaaa.. Reksadana ini memberikan tingkat keuntungan yang paling pasti (tapi tidak dijamin) dalam berbagai kondisi ekonomi tapi juga berarti potensi keuntungannya sangat terbatas saat ekonomi sedang maju pesat.

Reksadana Pendapatan Tetap

Dalam reksadana ini dana investasi Anda mayoritas (>80%) akan ditempatkan di instrumen pendapatan tetap seperti obligasi baik obligasi korporasi maupun obligasi negara. Untuk Anda yang menginginkan keuntungan lebih tinggi daripada deposito maka instrumen investasi ini sesuai untuk Anda. Cocok untuk investor konservatif dengan tujuan keuangan jangka menengah 1-3 tahun.

Reksadana Saham

Untuk investor dengan profil agresif yang menginginkan peluang keuntungan tinggi dengan tingkat risiko yang tinggi maka reksadana jenis ini adalah pilihan yang sesuai. Ketika memilih reksadana jenis ini maka dana Anda akan ditempatkan dalam saham-saham pilihan sesuai dengan kebijakan investasi yang ada di dalam prospektus. Setiap reksadana saham umumnya berbeda-beda kebijakan investasinya, jika Anda masih belajar dan ingin mencoba reksadana ini ada baiknya Anda memilih reksadana yang penempatannya pada saham-saham bluechip yang umumnya memiliki ketahanan lebih baik dalam berbagai kondisi ekonomi.

Reksadana Campuran

Seperti namanya jenis reksadana ini menempatkan dana dalam paduan antara instrumen pasar uang, pendapatan tetap dan saham. Jadi bisa kebayang kan diversifikasi dari jenis reksadana ini. Umumnya jika Anda adalah tipikal investor berprofil moderat, maka reksadana ini dapat dijadikan pilihan instrumen investasi yang baik.

Kemudian selanjutnya reksadana apa yang paling baik untuk Anda pilih? Diskusikan kebutuhan reksadana dengan Konsultan Keuangan atau Agen Penjual Reksadana Anda. Lalui proses pembuatan portofolio dan pahami potensi keuntungan dan risiko dari instrumen investasi yang Anda pilih sebelum mulai berinvestasi.

Selamat berinvestasi!

Note:

Tulisan ini bukan rekomendasi atau anjuran untuk memilih suatu produk investasi. Penting bagi investor untuk memahami potensi keuntungan dan kerugian dari suatu instrumen investasi. Baca dan pahami prospektus dari sebuah produk investasi sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
 

   

24 October 2016

WORKSHOP TERAPI KEUANGAN DIADAKAN KEMBALI!!!




Bagaimana cara agar saya memiliki kendali atas keuangan pribadi saya?


Bagaimana saya menciptakan arus kas positif tiap bulan?


Bagaimana saya menghilangkan kebiasan konsumtif saya?…


Bagaimana saya meningkatkan tabungan saya?



“Alhamdulillah kerasa banget ikut terapi keuangan yg diadakan mas @raharjobudi,sklian bs terapi psikologis kita jg soalnya. Manfaatnya,mrs lbh smngat utk menata hidup ke depan dan lbh optimis mnjln hidup. Insya Allah :)“@julfitridwi – Twitter (Ibu Rumah Tangga)



“Hypnoterapy has helped me to define my financial goals along by possessing its particular meaning for me #terapiuang @raharjobudi”@rdwa17 – Twitter (Karyawan)



Kondisi keuangan anda saat ini adalah sesuai dengan program tentang uang yang sudah masuk di dalam pikiran bawah sadar anda.



Dan pertanyaan-pertanyaan itu adalah hal yang umum terjadi kepada kebanyakan orang. Anda tidak sendiri.. Dan kabar baiknya adalah hal itu bisa diubah.



Temukan solusi dan perubahan dalam diri anda tentang uang dengan bergabung dalam workshop kami:



TERAPI KEUANGAN – When psychology meets personal finance



Pernahkah anda mengalami hal ini, ingin menabung tetapi selalu ada pengeluaran tak terduga. Ingin melakukan diet tetapi makanan enak selalu terhidang di depan mata. Berinvestasi selalu gagal atau yang lebih sederhana seperti misalnya ketika terburu-buru justru bertemu kemacetan atau ada saja kendaraan berkecepatan rendah yang menghalangi, setiap mencuci mobil selalu datang hujan hehehe.. Aneh ya?


Atau mungkin sesuatu yang lebih menyenangkan, misalnya.. dulu ketika masih sekolah setiap tidak belajar pasti tidak jadi ulangan harian entah karena gurunya tidak masuk atau karena soal ulangannya belum dibuat. Setiap pergi ke pusat perbelanjaan, tidak pernah kesulitan mendapatkan parkir yang strategis. Atau... Setiap ada keperluan ada saja rejekinya?


Kadang orang menyebutnya sebagai takdir atau garis hidup atau jalan hidup.. Kalau terlahir sebagai orang yang beruntung maka selamanya akan beruntung. Apapun yang dilakukan selalu berhasil. Dan ada orang yang menilai dirinya selalu gagal dan sial. Sehingga apapun yang diupayakan bukannya justru mencapai tujuan yang diharapkan, namun sebaliknya kerugian dan kegagalan. Yang menjadi masalah adalah ketika kejadian ini menjadi berulang-ulang seolah-olah menjadi garis hidup yang tidak bisa diubah dan seolah-olah permanen dalam kehidupan. Jika garis hidup ini positif dan menguntungkan tidak menjadi masalah, namun bagaimana apabila sebaliknya?




Semua kembali kepada program apa yang tertanam dalam pikiran bawah sadar Anda. Program yang dibangun bertahun-tahun sepanjang usia Anda yang kemudian menjadi garis kehidupan Anda. Kabar baiknya hal ini bisa kita ubah dan kita program ulang. Asalkan Anda tahu caranya.




Terapi keuangan membantu Anda untuk mempelajari diri Anda, mengatasi mental blok keuangan Anda, memprogram ulang pikiran bawah sadar Anda untuk kemakmuran dan kebahagiaan, meningkatkan temperatur keuangan, memperbaiki citra diri, menciptakan diri sebagai magnet uang, dan masih banyak manfaat lainnya.




Tertarik? Daftar segera dengan mengirimkan email ke info@oneshildt.com berisi Nama Lengkap dan no. HP anda. Kami akan berikan info lengkapnya.

11 July 2016

#FinTips : Kembali dari Mudik? Keuangan Harus di Cek Ulang

Tujuannya adalah identifikasi dini atas situasi keuangan yang terjadi agar dapat kita benahi segera jika ada masalah
Setelah kembali dari kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga, ada baiknya kita memeriksa kembali kondisi keuangan pasca mudik. Tujuannya adalah identifikasi dini atas situasi keuangan yang terjadi agar dapat kita benahi segera jika ada masalah. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Sisa Uang Tunai
Berapa dana yang tersisa dari mudik? Apakah dana tersebut memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup sampai dengan pembayaran gaji berikutnya? Periksa tagihan-tagihan yang wajib dikeluarkan sampai akhir bulan dan berapa dana tersisa yang dapat digunakan untuk dibelanjakan sehari-harinya. 
Tabungan
Selama mudik apakah tabungan sempat berkurang karena untuk mengantisipasi pengeluaran yang berlebih? Jika ya, sebaiknya direncanakan untuk mengembalikan dana yang terpakai dalam bulan-bulan berikutnya. Apalagi jika dana tersebut sudah memiliki tujuan penggunaan dalam beberapa bulan ke depan. Misalnya untuk menghadapi Hari Raya Kurban. 
Kartu Kredit
Periksa penggunaan kartu kredit selama mudik dan liburan. Antisipasi penggunaan yang berlebihan. Jika dapat disegerakan untuk dilunasi sebaiknya utang kartu kredit segera diselesaikan agar tidak terkena bunga yang cukup besar. Jika tidak mungkin untuk melunasinya segera, gunakan fitur cicilan tanpa bunga dalam beberapa bulan untuk menyelesaikan hutang kartu kredit (umumnya sampai dengan 3-6 bulan cicilan) dengan menghubungi provider kartu kredit Anda. Cicilan bebas bunga lumayan dapat mengurangi tambahan pengeluaran akibat beban bunga kartu kredit.
Asuransi
Pastikan asuransi anda masih berjalan dengan baik, terutama untuk yang melakukan pembayaran secara bulanan dengan sistem auto debet. Pastikan dana dalam rekening mencukupi agar perlindungan asuransi masih aktif karena perlindungan asuransi sangat erat kaitannya dengan kedisiplinan pembayaran premi.
Pencatatan
Bagaimana pola pengeluaran selama di kampung halaman, sebelum Hari Raya dan setelah Hari Raya? Pencatatan pola pengeluaran ini dapat menjadi acuan bagi pengeluaran tahun-tahun berikutnya. Apakah dana Hari Raya dapat dipenuhi melalui gaji dan THR atau perlu direncanakan lebih baik dengan menabung secara rutin untuk menutupi selisih antara kebutuhan Hari Raya dan pendapatan yang diterima pada saat Hari Raya. 
Semoga bermanfaat. Be smart with your money!

07 June 2016

7 Hal Penting Perencanaan Keuangan Bagi Setiap Orang!

Akhir-akhir ini Profesi Perencana Keuangan semakin sering didengar di media, baik itu televisi, radio, majalah dan berbagai media lainnya. Namun, bagi sebagian besar masyarakat Indonesia tentunya profesi ini masih terdengar asing. Bahkan, manfaatnya mungkin belum banyak diketahui masayarakat luas. Perencana Keuangan adalah orang yang telah mendapatkan ilmu keuangan yang dikhususkan untuk manajemen keuangan pribadi (personal finance management). Berbeda dengan ilmu ekonomi yang dipelajari di bangku sekolah, perencana keuangan mempelajari bagaimana seseorang dapat memaksimalkan sumber daya keuangannya untuk meraih tujuan dan prioritas keuangannya di masa yang akan datang. Biasanya untuk menjadi perencana keuangan ini, seseorang harus melalui serangkaian ujian kompetensi dan memiliki gelar sertifikasi tertentu (misalnya Certified Financial Planner) sebagai bukti bahwa orang tersebut telah berpengalaman, menguasai dan memiliki kompetensi sebagai seorang perencana keuangan. Berikut adalah beberapa fungsi penting Perencanaan Keuangan bagi seseorang dalam kehidupannya.


  1. Perubahan - Dalam hidup selalu ada perubahan. Apalagi perbedaan lintas generasi. Perubahan ini meliputi berbagai aspek, mulai dari gaya hidup, budaya, teknologi dan sebagainya. Termasuk pula perubahan cara mengelola keuangan. Prinsip-prinsip keuangan mungkin tidak banyak berubah, namun perencanaan keuangan memungkinkan seseorang untuk mempersiapkan masa depannya lebih baik dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu perencanaan keuangan seperti misalnya perencanaan investasi. Ilmu perencanaan keuangan disiapkan untuk menjawab tantangan keuangan di masa yang akan datang. 
  2. Mencapai Tujuan Keuangan - Setiap orang memiliki rencana masa depan baik untuk dirinya maupun keluarganya. Terkadang tujuan masa depan yang ingin diraih ini berbiaya besar dan memerlukan pemikiran yang seksama (misalnya perencanaan dana hari tua atau perencanaan pendidikan). Atau terkadang ada tujuan keuangan yang saling berbenturan sehingga membingungkan dalam menyusun prioritas dalam mengelola keuangan. Perencana Keuangan dapat membantu seseorang untuk menyusun prioritas dan strategi mencapai tujuan keuangan tersebut dalam berbagai kondisi.
  3. Membeli Aset - Nilai aset yang terus menerus meningkat setiap tahunnya juga menjadi tantangan keluarga saat ini. Semakin bernilai aset itu di masa yang akan datang, maka akan semakin sulit untuk dikejar dengan teknik pengelolaan keuangan konvensional yang diajarkan orangtua kita. 
  4. Mengelola Gaya Hidup Seimbang - Kebutuhan hidup yang terus meningkat sering menjadi kambing hitam atas kegagalan seseorang dalam berinvestasi dan menabung untuk persiapan masa depan. Menurut pengamatan kami penyebab utamanya adalah lebih kepada kegagalan pengelolaan keuangan serta gaya hidup yang tidak sesuai dengan kapasitas keuangan. Ditambah dengan utang konsumtif yang salah sasaran, menjadikan kesulitan keuangan seseorang bertambah.  
  5.  Mengantisipasi Berbagai Risiko - Dalam perencanaan keuangan, kita juga akan melakukan langkah antisipasi terhadap risiko finansial dan kehidupan yang mungkin dapat mempengaruhi pencapaian tujuan di masa yang akan datang. Tujuannya adalah lebih kepada kestabilan situasi finansial keluarga agar terhindar dari kebangkrutan. Banyak bahaya yang mungkin terjadi yang dapat menghalangi tercapainya tujuan seperti misalnya kehilangan pekerjaan, pengeluaran tak terduga, gangguan kesehatan, krisis ekonomi dan lain sebagainya.   
  6. Meminimalisir Biaya - Banyak biaya yang bisa diminimalisir dengan melakukan perencanaan keuangan yang baik seperti misalnya biaya pendidikan anak, biaya kesehatan, pajak dan bea harta waris, bunga kredit dan sebagainya.  
  7. Kendali Keuangan - Ilmu perencanaan keuangan juga dapat membantu seseorang untuk memahami situasi finansialnya berkaitan dengan tabungan dan investasinya, pertimbangan dalam memilih asuransi, dampak keputusan berhutang, ketahanan finansial dan sebagainya. Sehingga seseorang memiliki gambaran secara komprehensif mengenai situasi finansialnya dan mengambil tindakan terbaik untuk memperbaiki situasi keuangannya ke depan.

Twitter  : @raharjobudi

Email     : budi.raharjo@oneshildt.com

16 November 2015

Asuransi Kesehatan Double Claim... Ada Ya?

Buat rekan-rekan yang pernah ditawari asuransi kesehatan oleh agen asuransinya pasti pernah mendengar kata-kata ini. Asuransi kesehatan ini bisa di double claim (klaim ganda), cukup dengan kopi kuitansi yang dilegalisir oleh pihak rumah sakit ketika rawat inap maka kita bisa menerima manfaat dari asuransi kesehatan lainnya jika kita memiliki lebih dari satu asuransi kesehatan.

Sebenarnya bagaimana mekanisme asuransi double claim itu?
Prinsip dasar kontrak asuransi kesehatan adalah prinsip indemnity (ganti rugi) yang tujuannya adalah mengembalikan situasi finansial seseorang kembali seperti sedia kala jika terjadi risiko kesehatan yang mengharuskan seseorang di rawat inap. Artinya, ganti rugi yang diberikan perusahaan asuransi adalah untuk mengganti kerugian finansial yang telah dikeluarkan, tidak untuk membuat seseorang menjadi lebih makmur atau untung karena sebuah risiko terjadi.

Prinsip indemnity ini bisa dilakukan apabila jenis kerugiannya bisa diukur dan dihitung dengan parameter yang jelas. Biaya ganti rugi rumah sakit dapat dirinci dengan baik dari pihak rumah sakit dan dicantumkan dalam tagihan mulai dari biaya rawat inap, obat-obatan, kunjungan dokter dan segala perlakuan yang dilakukan di rumah sakit. Jika Anda memiliki asuransi dengan jenis ini, maka ganti rugi maksimal yang bisa diberikan adalah sebesar tingkat kerugian yang timbul dan maksimal sebesar nilai pertanggungan yang tertera di dalam polis. Jika memiliki 2 jenis polis asuransi yang sama, maka jika salah satu asuransi sudah mengcover kerugian yang muncul, polis asuransi yang lainnya tidak dapat digunakan. Biasaya asuransi kesehatan jenis ini meminta bukti kuitansi asli dari rumah sakit sebagai persyaratan klaim.

Namun, ada juga kerugian finansial yang sulit untuk diukur, misalnya potensi pendapatan yang hilang selama di rawat di rumah sakit untuk beberapa profesi tertentu. Sebagai contoh misalnya pedagang, penulis, konsultan dan dokter.. yang dimana profesi ini biasanya dapat kehilangan penghasilannya tepat begitu dia harus beristirahat karena sakit.

Nah, untuk Anda yang penghasilannya bisa terganggu akibat gangguan kesehatan ada jenis asuransi kesehatan yang bisa membantu seseorang agar tetap dapat penghasilan. Jenis kontrak asuransi ini memberikan manfaat santunan harian sejumlah uang yang telah ditetapkan selama orang tersebut dirawat di rumah sakit. Biaya santunan tidak bergantung kepada besar kecilnya pengeluaran yang terjadi akibat dirawat di rumah sakit. Jenis manfaat yang diberikan sudah ditentukan di awal dan langsung diberikan sesuai dengan berapa lamanya seseorang harus dirawat di rumah sakit. Hal ini bisa dilakukan karena jenis kontrak asuransinya berbeda, yaitu jenis kontrak valued (nilai). Dalam kontrak nilai karena nilai kerugian sulit ditentukan, maka manfaat tidak akan berhubungan dengan tingkat kerugian langsung dan anda bisa memiliki lebih dari satu polis asuransi jenis ini tanpa kehilangan peluang untuk melakukan klaim asuransi.

Selain santunan rawat inap harian, ada beberapa contoh asuransi dengan kontrak nilai yang saat ini dijual, diantaranya adalah misalnya asuransi jiwa dan kecelakaan dan asuransi penyakit kritis.

Demikian sedikit info tentang asuransi kesehatan double claim (klaim ganda). Semoga bermanfaat.

Be Smart with Your Money! (BR)

10 August 2015

Berapa Idealnya Rekening Tabungan yang Harus Dimiliki?

Hal sederhana tapi sering luput dari perhatian ketika melakukan pengelolaan keuangan pribadi adalah sebenarnya berapa banyak rekening tabungan yang perlu dimiliki seseorang. Apakah satu rekening saja tidak cukup?

Ada alasan tertentu mengapa kita perlu membuat beberapa rekening untuk tabungan kita. Pertama adalah untuk kemudahan dalam melakukan monitoring atas perkembangan keuangan kita. Kesalahan dalam melakukan manajemen keuangan adalah mencampurkan uang hasil pendapatan, kebutuhan arus kas bulanan dan tabungan dalam satu rekening. Dampaknya, seringkali kita berpikir telah menabung namun ternyata ujungnya terpakai untuk membayar pengeluaran karena tidak bisa membedakan uang yang direncanakan untuk belanja sehari-hari dan kebutuhan sebagai simpanan masa depan.

Kedua adalah untuk mendisiplinkan diri dalam mengelola keuangan. Dengan memiliki beberapa rekening dengan tujuan masing-masing maka kita memiliki kendali atas uang kita. Misalnya, jika kita sudah mengalokasikan sejumlah uang untuk rekening pengeluaran pajak, maka kita tidak akan menyentuh uang yang sudah kita sisihkan tadi kecuali untuk keperluan membayar pajak.

Ketiga adalah untuk memudahkan dalam perencanaan pengeluaran. Ada beberapa pengeluaran tahunan yang cukup besar dan bisa mengganggu cash flow, misalnya menyediakan THR untuk asisten rumah tangga. Akan lebih mudah jika kita mencicil pengeluaran ini menjadi pengeluaran bulanan dalam sebuah rekening tertentu. Sehingga ketika saatnya tiba, kita cukup mengeluarkannya dari rekening tersebut tanpa harus pusing memikirkan gangguan arus kas.

Berdasarkan alasan tersebut maka sebaiknya rekening tabungan kita dapat dipisahkan berdasarkan kebutuhannya dalam beberapa kategori:


  1. Rekening arus kas bulanan, rekening ini ditujukan untuk mengcover pengeluaran rutin bulanan seperti kebutuhan belanja bulanan, pembayaran utilitas (listrik dan air), transportasi, membayar iuran RT, kebutuhan pengeluaran rutin untuk anak dan pribadi dan lain sebagainya
  2. Rekening arus kas tahunan, rekening ini ditujukan untuk merencanakan pengeluaran yang rutin namun dibayarkan tahunan di bulan-bulan tertentu seperti membayar pajak rumah dan kendaraan, premi asuransi, THR asisten rumah tangga dan perbaikan rumah. Meskipun penggunaannya tahunan namun baiknya rekening ini di isi secara bulanan dengan mencicil agar ketika dananya dibutuhkan sudah tersedia.
  3. Rekening hiburan dan rekreasi, rekening ini adalah rekening untuk memenuhi kebutuhan liburan dan hiburan keluarga untuk kesenangan. Dapat dibelanjakan untuk pengeluaran liburan terencana yang biasanya dilakukan 1-2 kali dalam setahun. Dengan memiliki rekening terpisah untuk hiburan dan rekreasi, kita tidak perlu merasa bersalah ketika menggunakan uang yang sudah dialokasikan untuk kesenangan.
  4. Rekening jaga-jaga, sebagaimana namanya rekening ini berfungsi untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga. Baiknya rekening ini adalah sekaligus juga berfungsi sebagai rekening penerima pembayaran gaji sebelum akhirnya dialokasikan untuk keperluan lainnya. Perencana keuangan umumnya merekomendasikan sekitar minimal 3 kali pengeluaran rutin bulanan untuk dana ini.
  5. Rekening tujuan jangka pendek. Jika anda memiliki keperluan jangka pendek (kurang dari 2 tahun) seperti mengumpulkan uang untuk DP kendaraan atau lainnya. Maka sebaiknya dana ini dipisahkan dalam rekening tersendiri untuk memonitor perkembangannya. Ada baiknya rekening ini sekaligus diikutkan dalam sebuah tabungan rencana yang akan didebet secara otomatis oleh pihak bank untuk mendisiplinkan. Untuk tujuan keuangan yang lebih panjang biasanya perencana keuangan akan merekomendasikan sebuah rencana investasi yang lebih agresif sesuai dengan profil dan kemampuan individu.

Yang harus diperhatikan adalah sebenarnya setiap rekening artinya akan ada biaya tambahan yang diperlukan, dan setiap melakukan transfer antar rekening pun berarti akan ada tambahan biaya. Kita perlu meminimalisir biaya ini agar jangan sampai nantinya biaya ini menggerus tabungan kita, namun jangan sampai karena masalah biaya akhirnya kita mengabaikan manfaat dari pengelolaan uang kita. Selamat mencoba!

Be smart with your money! (BR)

22 July 2015

Menggunakan Jasa Perencana Keuangan? Begini Caranya!

Mungkin saat ini anda sudah terpikir atau mempertimbangkan untuk mendiskusikan situasi keuangan anda dengan seorang perencana keuangan. Namun, anda masih ragu apakah situasi anda saat ini memang benar-benar saat yang tepat dan membayar seorang perencana keuangan benar-benar menjadi solusi bagi permasalahan keuangan anda? Berikut tips untuk membuat keputusan kapan sebaiknya anda menghubungi seorang perencana keuangan.

Pahami Peran Seorang Perencana Keuangan

Seberapa jauh anda memahami peran seorang perencana keuangan? Secara umum seorang konsultan perencana keuangan bertugas untuk membantu anda mencapai tujuan keuangan anda di masa yang akan datang dengan cara memaksimalkan pengelolaan sumber daya keuangan anda yang ada saat ini. Secara garis besar seorang perencana keuangan akan membuat program pengelolaan keuangan dengan tujuan untuk mengelola arus kas, manajemen hutang, mengantisipasi resiko, mengoptimalkan investasi dan aset untuk pencapaian tujuan, dan juga untuk mempersiapkan diri dan keluarga dalam melakukan perencanaan warisan. Seorang perencana keuangan yang baik akan melakukan interview mendalam baik berkaitan dengan sumber daya keuangan anda maupun juga kondisi serta informasi pribadi dan keluarga seperti pekerjaan, status, profil investasi, tanggungan, manfaat yang diperoleh dari perusahaan dan lain sebagainya yang kiranya perlu dipertimbangkan dalam membuat rencana keuangan.

Identifikasi Kebutuhan Konsultasi

Setelah anda memahami peran perencana keuangan, berikutnya adalah kita perlu mengidentifikasi jawaban apa yang kita butuhkan dari seorang perencana keuangan. Jika saat ini situasinya adalah masalah hutang, tentunya anda mengharapkan bahwa perencana keuangan anda dapat membantu menuntaskan jawaban dan menciptakan langkah-langkah implementasi untuk mengurangi beban hutang yang semakin berat. Jika saat ini situasinya adalah anda membutuhkan saran atas portofolio investasi yang sudah anda lakukan, maka tentunya anda mengharapkan si perencana keuangan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan anda tentang investasi yang anda lakukan dan kiranya dapat memberikan masukan atas keputusan investasi yang sudah dibuat. Intinya adalah si perencana keuangan harus dapat memberikan manfaat bagi anda.

Cara Memilih Perencana Keuangan

Anda tentunya ingin berhubungan dengan seorang perencana keuangan yang beretika dan profesional. Beberapa hal yang perlu diketahui berkaitan dengan perencana keuangan anda adalah latar belakangnya, pengalaman, sertifikasi yang dimiliki, keahlian khusus dalam bidang perencanaan keuangan (misalnya investasi, pajak, perencanaan pensiun dan sebagainya) dan reputasinya sebagai seorang perencana keuangan. Menurut Financial Planning Standards Board (FPSB) sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi untuk perencana keuangan di Indonesia yang juga adalah lembaga internasional untuk profesi perencana keuangan, seorang perencana keuangan paling tidak memiliki 4 hal yaitu pendidikan (edukasi) formal di bidang perencana keuangan personal, pengalaman (experience) memberikan saran keuangan kepada klien paling tidak 3 tahun, telah menempuh ujian standar profesi perencana keuangan dan diakui oleh negara sebagai seorang perencana keuangan terdaftar dan terakhir tunduk kepada aturan kode etik profesi perencana keuangan.

Melakukan Interview

Semakin besar aset anda, maka tuntutan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai perencana keuangan akan semakin besar. Jangan segan untuk melakukan interview informal dengan perencana keuangan yang menurut anda ingin anda gunakan jasanya. Anda boleh bertanya tentang pengalaman mereka selama ini dalam menangani klien, dan apakah mereka pernah menangani klien yang memiliki profil serupa dengan anda. Siapa saja yang akan bekerja dalam tim perencana keuangan dan apa spesialisasi dari masing-masing individu tersebut. Jika ada perusahaan atau profesional lain yang berafiliasi dengan perencana keuangan anda apakah anda akan dikenakan biaya tambahan? Dan yang tidak kalah pentingnya adalah apakah ada konflik kepentingan dalam memberikan saran. Jika perusahaan perencana keuangan tersebut memiliki kerjasama ekslusif dengan sebuah perusahaan keuangan, bukan tidak mungkin prioritas saran akan lebih menuju kepada produk yang disediakan oleh perusahaan tersebut. Sangat penting untuk mengukur tingkat kompetensi dan kejujuran dari seorang perencana keuangan.

Menegosiasikan Biaya

Berikutnya adalah masalah biaya yang akan dikenakan untuk menggunakan jasa seorang perencana keuangan. Umumya perencana keuangan akan menyarankan anda untuk menggunakan jasa mereka secara komprehensif, terutama untuk pertemuan pertama. Hal ini sangat beralasan, karena perencana keuangan ingin melihat secara keseluruhan kondisi kliennya sebelum memutuskan untuk memberikan saran keuangan. Dan ini hanya bisa dilakukan apabila klien menggunakan jasa perencana keuangan secara komprehensif.

Namun, sebenarnya perencana keuangan memiliki berbagai bentuk layanan yang bisa diberikan sesuai dengan kondisi dan kapasitas keuangan klien. Mulai dari jasa per visit untuk solusi-solusi keuangan jangka pendek yang membutuhkan perhatian khusus, hingga jasa komprehensif yang ditujukan untuk mereka yang sudah siap untuk melakukan rencana keuangan secara lengkap.

Negosiasikan kapasitas keuangan yang anda harapkan untuk bekerjasama dengan perencana keuangan agar si perencana keuangan dapat mempertimbangkan untuk memberikan solusi terbaik dan terpenting atas situasi keuangan anda sekarang. Membuat rencana keuangan harus dilihat sebagai investasi layaknya pendidikan atau seperti menggunakan jasa profesional lainnya seperti dokter atau arsitek, karena manfaatnya lebih sifatnya tidak kasat mata, namun anda sesungguhnya membayar keahlian dan pengetahuan si perencana keuangan untuk membuat keputusan keuangan yang baik bagi masa depan anda dan menghindari kesalahan membeli produk keuangan.

Selamat menggunakan jasa perencana keuangan. Be Smart with Your Money! (BR)