08 September 2014

5 Langkah Merencanakan Biaya Pendidikan untuk Si Kecil

Semua orangtua pasti memiliki rencana untuk setiap buah hatinya. Dan rencana itu selalu ingin yang terbaik yang bisa diraih. Salah satu cita-cita orangtua adalah menyediakan pendidikan sebaik-baiknya untuk anak hingga tingkat perguruan tinggi. Apa saja yang harus dipersiapkan bagi orangtua untuk merencanakan biaya pendidikan?

Langkah 1 - Punya Rencana

Kemana anak akan disekolahkan? Perencanaan pendidikan anak adalah sebuah langkah yang panjang. Langkah pertama kita menyekolahkan anak akan berpengaruh besar kepada konsekuensi jenjang lanjutannya. Jika kita menyekolahkan anak di sekolah dengan kurikulum nasional, kemungkinan besar kita harus menyekolahkan dia selanjutnya ke kurikulum yang sama. Hal ini untuk mencegah anak dari adaptasi kurikulum yang drastis. Sesuaikan dengan kemampuan finansial keluarga. Saat ini banyak pilihan untuk menyekolahkan anak mulai dari dengan biaya terendah (bahkan gratis) hingga ke sekolah internasional dengan biaya yang tinggi. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan, yang menentukan adalah kita sebagai orangtua bagaimana sekolah nantinya akan mempengaruhi tumbuh kembang anak dan arah rencana pendidikan anak kita.

Langkah 2 - Kalkulasi Biaya

Perkirakan biaya pendidikan masing-masing anak pada setiap tahapan pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Jangan lupa memasukkan faktor inflasi pendidikan yang lumayan tinggi. Pada umumnya kenaikan biaya pendidikan adalah 2 kali inflasi kebutuhan pokok rata-rata. Namun, ada beberapa sekolah yang lebih tinggi kenaikan biaya pendidikannya. Bahkan ada yang turun karena perubahan kebijakan. Dengan begitu kita bisa memperkirakan kemungkinan kemampuan finansial dalam menyediakan level pendidikan sesuai dengan kemampuan.

Langkah 3 - Investasi

Mengatasi biaya pendidikan yang terus meningkat, kita perlu mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan berinvestasi. Carilah instrumen investasi yang sanggup mengalahkan inflasi pendidikan namun tetap dengan tingkat resiko yang terukur. Hati-hati dalam memilih instrumen investasi yang sesuai. Sebaiknya memilih instrumen investasi yang bisa dengan mudah anda pahami. Bagaimanapun juga kita tidak bisa bermain-main dengan dana pendidikan karena jangka waktunya pasti. 

Langkah 4 - Proteksi

Tidak ada yang lebih menyedihkan selain terkurasnya dana pendidikan karena terjadinya meninggal dini di usia produktif atau karena sakit dan cacat. Miliki proteksi secukupnya sehingga apabila resiko terjadi maka dana pendidikan tidak terganggu, bahkan dengan produk asuransi yang ada sekarang memungkinkan tabungan kita terus berjalan karena telah diproteksi oleh perusahaan asuransi jiwa meskipun kepala keluarga telah tiada. Sesuaikan dengan kebutuhan dan pilih produk yang tepat.

Langkah 5 - Rekening Khusus

Miliki rekening yang telah dikhususkan untuk dana pendidikan anak. Jangan dicampurkan dengan rekening lain untuk kebutuhan lainnya seperti cashflow bulanan atau rekening untuk hiburan dan rekreasi. Seperti rekening dana pensiun, sebisa mungkin jangan mengusik dana pendidikan anak untuk keperluan lainnya. 

Be smart with your money!

(BR)

04 September 2014

Cara Sederhana Mengelola Gaji Bulanan untuk Karyawan

Sering menjadi pertanyaan tentang bagaimana mengatur pendapatan atau gaji yang diterima setiap bulan agar memadai. Terutama untuk kalangan usia muda yang baru saja bekerja. Berikut ini saya sajikan sedikit pos-pos yang harus diatur atau dikelola dari gaji yang kita terima setiap bulannya.

Jika kamu adalah seorang yang masih berada di awal karir, lajang dan baru saja bekerja cobalah sebisa mungkin mulai mengelola keuangan sendiri secara tertib dan teratur. Kenapa? Karena kebiasaan keuangan yang baik harus ditanamkan semenjak dini agar kamu terhindar dari kebiasaan-kebiasaan keuangan yang buruk yang akan menyulitkan kamu pada akhirnya dalam jangka panjang. Tiga kebiasaan baik yang sudah harus dilakukan di usia muda adalah membuat anggaran, disiplin mencatat pengeluaran serta menabung untuk masa depan. Yakinlah kebiasaan baik ini nantinya akan sangat membantu kamu meraih tujuan kamu di masa yang akan datang seperti membeli rumah, investasi di saham bahkan pensiun secara mandiri tidak bergantung kepada anak dan kerabat.

Untuk pos-pos pengeluaran yang sebaiknya dianggarkan adalah sebagai berikut. Pertama adalah pos kebutuhan hidup, pos ini digunakan untuk segala kebutuhan konsumsi. Utamakan yang penting sebelum lainnya yang kurang penting. Contoh dari pengeluaran ini adalah pengeluaran makan sehari-hari, transportasi, biaya sewa kos, serta utilitas seperti listrik dan air serta biaya komunikasi. Pos ini sebaiknya tidak melebihi dari 50% total gaji bulanan yang diterima.

Pos kedua adalah pos tabungan, sisihkan minimal 10% hingga 30% dari pendapatan kamu untuk ditabung. Tujuan tabungan yang paling utama adalah untuk berjaga-jaga apabila ada pengeluaran yang mendadak dan sifatnya darurat. Tujuan kedua adalah menabung untuk membeli aset yang diharapkan bisa berkembang dan memenuhi kebutuhan dasar kamu dulu, seperti rumah dan kendaraan. Jangan lupa nilai tabungan sampai 30% seringkali juga dibutuhkan karena ada persiapan dana jangka menengah lainnya yang harus disediakan, misalnya untuk kebutuhan dana pernikahan. 

Pos ketiga adalah proteksi kesehatan. Jika kamu tidak harus menanggung biaya hidup orang lain, proteksi kesehatan adalah yang paling penting. Mengapa? Karena orang lebih mungkin berusia panjang dibandingkan meninggal dini. Dan resiko sakit yang bisa datang sewaktu-waktu bisa mengganggu tabungan yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Siapkan proteksi kesehatan untuk mengantisipasinya. Jika kamu adalah tulang punggung keluarga, ada baiknya kamu membeli proteksi jiwa sebagai dana warisan agar kehidupan orang-orang yang bisa terus berlanjut dari uang pertanggungan asuransi yang diterima apabila ada kejadian meninggal dini yang tidak diharapkan terjadi. Nilai proteksi ini sebaiknya sekitar 15-20% dari gaji yang diterima.  Apabila proteksi kesehatan sudah disediakan oleh perusahaan tempat bekerja, maka pos ini bisa digunakan untuk menambah pos lainnya yang produktif. Bisa digunakan untuk menambah pos investasi, pos hobi dan rekreasi, pos pendidikan dan pengembangan diri atau pos amal dan sosial. Pilih dengan seksama pos pengeluaran kamu agar tidak menjadikan kamu lebih konsumtif kemudian hari.

Selanjutnya adalah dalam melaksanakan sebaiknya dana untuk tabungan dipotong saat pertama kali menerima gaji langsung di sisihkan ke rekening khusus tabungan agar tidak tergoda untuk dibelanjakan. Hal yang sama bisa dilakukan untuk zakat dan perpuluhan, kemudian pos proteksi juga langsung disisihkan. Sisanya, bisa diatur sedemikian rupa agar cukup hingga akhir waktu gajian berikutnya. Dengan begitu selain disiplin, kita juga menjadi tidak khawatir membelanjakan uang karena pos-pos lainnya sudah dipenuhi. 

Semoga tips sederhana ini bisa membantu. Be smart with your money!

20 April 2014

Rumah: Beli atau Kontrak?

Kebutuhan akan tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Selain melindungi dari hujan dan panas, memiliki rumah sendiri adalah tempat untuk mendidik anak dan membina rumah tangga, aktualisasi kemandirian serta kedamaian. Tidak salah jika ada pepatah rumahku istanaku. artinya memiliki rumah sendiri dapat menciptakan rasa damai di antara pasangan yang sudah menikah.

Ada 2 cara yang biasanya dilakukan orang agar dapat memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Cara pertama adalah dengan menyewa rumah atau kontrak, cara yang kedua adalah dengan membeli, baik melalui kredit perumahan, atau dengan membelinya secara tunai. Cara manakah yang terbaik?

Menyewa atau mengontrak rumah adalah cara termudah dan umumnya dilakukan oleh kebanyakan orang di awal karirnya. Di saat penghasilan belum terlalu besar, dan dana untuk membeli rumah belum terkumpul, banyak yang memutuskan untuk menggunakan opsi ini agar bisa hidup mandiri dengan penghasilan yang dia punya. Banyak pilihan menyewa atau megontrak rumah, mulai dari bentuk kos-kosan sederhana hingga yang mewah, rumah landed hingga apartemen. Kelebihan dari menyewa adalah memungkinkan bagi penyewa untuk mencari lokasi yang dekat dengan pekerjaan, namun kelemahannya adalah dengan menyewa berarti aset tersebut tidak pernah menjadi milik pribadi penyewa.

Membeli rumah adalah opsi yang terbaik sesungguhnya karena nilai aset properti yang cenderung terus meningkat. Tidak disadari bahwa rumah tinggal menjadi investasi yang tidak disadari oleh kebanyakan kita. Sayangnya, tidak semua orang dapat membeli rumah sendiri karena keterbatasan penghasilan dan ketidakmampuan tabungan mengejar kenaikan harga rumah. Pilihan lain adalah dengan mengambil KPR atau mencicil. Yang diperlukan adalah dana down payment (DP) uang muka dari rumah tersebut, kemudian sisa hutang dicicil sesuai dengan kemampuan menyicil. Kelemahan dari membeli rumah adalah biasanya untuk mendapatkan rumah yang ideal sulit sekali untuk menyeimbangkan antara lokasi yang diinginkan dengan kemampuan dana. Kelebihannya adalah dengan membeli rumah baik secara tunai maupun kredit, sesungguhnya kita telah mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik dengan memiliki aset produktif yang berkembang nilainya sepanjang waktu bahkan meskipun harus membayar cicilan ditambah bunganya. Jadi manakah yang anda pilih?

Be smart with your money!

(BR)

04 February 2014

Fenomena #KantongBolong


Ringkasan sharing tentang Kantong Bolong di twitter @raharjobudi hari Selasa, 4 Februari 2014

Agenda sharing hari ini adalah soal #KantongBolong
Pernah ga tweeps kamu merasa kalau sudah berusaha berhemat, tapi kok duitnya hilang tak berbekas begitu saja? #KantongBolong
Atau gaji yg diterima di awal bulan sudah tak bersisa di akhir minggu ketiga? #KantongBolong



Atau bisa juga misalnya sudah menabung. Tapi tabungan tdk bertambah, justru berkurang.. Apesnya lg kalau hutang jg nambah #KantongBolong
Seolah2 seperti punya penyakit #KantongBolong . Dompet seperti ada saluran khusus yg bikin duit keluar terus tidak terdeteksi
Apa saja sih penyebab #KantongBolong ?
#KantongBolong 1 >> Tidak pernah memonitor belanja sehari-hari secara disiplin. Berapa banyak dari kita yg rutin mencatat pengeluaran?
Pengeluaran hari ini saja suka lupa, apalagi pengeluaran seminggu atau sebulan. Coba catat setiap hari #KantongBolong
Hari gini jgn mencatat pengeluaran pakai kertas. Yg punya smartphone, banyak aplikasi yg bs dipakai dan mudah #KantongBolong
#KantongBolong 2 >> Karena dianggap tdk berharga kita suka menyepelekan uang receh. Padahal skrg banyak uang logam Rp 1 rb
Teman saya pernah ngasi segenggam uang receh ke pengamen. Dikembalikan dgn tdk sopan karena dianggap uang receh #KantongBolong
Padahal setelah dihitung, nilainya uang receh itu lebih dari Rp 5 rb #KantongBolong
Coba kumpulkan uang receh anda sebulan di satu tempat. Jangan2 sdh bisa beli reksadana saham #KantongBolong
#KantongBolong 3 >> Kemana uang kembalian? Biasanya kita mengabaikan uang kembalian dgn membeli barang2 yg kurang perlu (mis. jajanan)
#KantongBolong 4 >> Tidak punya rencana pengeluaran harian. Awal bulan uang banyak belanja banyak, akhir bulan gaji sudah habis
Kontrol pengeluaran harian jgn lebih dari batas (misalnya Rp 25 ribu). Letakkan uang secukupnya di dompet sesuai anggaran #KantongBolong
#KantongBolong 5 >> Belanja tanpa sadar. Kok bisa? Coba mulai sekarang anda membayar dgn uang tunai. Lihat perbedaannya
Ketika kita membayar dgn uang tunai, dorongan konsumtif kita turun hingga 30% dan kita merasakan uang kita berkurang #KantongBolong
Hal yg tidak ditemukan ketika kita berbelanja dengan uang elektronik karena kita tidak merasakan mengeluarkan uang #KantongBolong
#KantongBolong 6 >> Jajanan. Ketika kita stress ada kecenderungan kita ingin jajan utk menghilangkan stress #KantongBolong
Berapa uang yg biasanya anda belanjakan untuk beli jajanan/cemilan? #KantongBolong
#KantongBolong 7 >> Tidak mengalokasikan penghematan. Apa ini?
Ketika kita membeli barang dgn harga diskon/murah. Otak kita berpikir kita msh punya anggaran utk dibelanjakan. Betul tdk ya? #KantongBolong
Kemudian ujungnya bisa jadi penghematan karena diskon tadi kita belanjakan sesuka hati (emosional) hingga tdk berbekas #KantongBolong
Lucunya yg diingat otak kita adalah kita msh punya sisa anggaran, dia tidak ingat sisa anggaranya sdh dibelanjakan #KantongBolong
Coba pindahkan selisih harga diskon ke rekening lain, atau segera belikan investasi yg terjangkau #KantongBolong
Dengan mewaspadai lubang2 pengeluaran tadi, semoga kita terhindar dari penyakit #KantongBolong
Mungkin tweeps bisa share suka boros di pengeluaran harian mana yg bisa bikin #KantongBolong ? Sharing anda bermanfaat buat kita semua
Siapa tahu ada teman lain yg bisa belajar dari share anda tentang #KantongBolong dan bgmn anda mengatasinya
Ditunggu sharingnya ya. Jika cukup panjang bisa dikirim via email ke braharjocfp@gmail.com untuk dimuat di www.terapikeuangan.blogspot.com

02 February 2014

50 Cara Menghemat Pengeluaran



Berhemat adalah salah satu cara untuk menciptakan surplus yang paling mudah dan cepat dilakukan. Berhemat tidak sama dengan kikir atau pelit. Berhemat adalah mengefektifkan pengeluaran agar tidak mubazir dalam penggunaannya. Dengan berhemat kita dapat mewujudkan masa depan seperti membiayai pendidikan anak, membeli rumah idaman, mewujudkan kualitas kehidupan di hari tua yang lebih baik, berinvestasi dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa teknik berhemat yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran dan menciptakan surplus dalam keuangan kita.

1 Mengurangi Makan di Luar

Apakah anda termasuk orang yang sering makan di luar ketika jam makan siang kantor? Atau Anda sering membuat janji temu di luar bersama kolega, rekan bisnis atau teman? Dengan mengelola pengeluaran makan siang saja anda bisa berhemat sangat banyak. Saat ini pengeluaran untuk makan siang bisa mencapai Rp 35 - 50 ribu untuk sekali makan di kafe atau resto atau bahkan lebih. Membawa bekal dari rumah bisa menjadi solusi pengeluaran makan siang dan berkontribusi besar pada kemampuan menabung anda.

2 Mal Hanya Ketika Ada Kebutuhan

Berapa kali dalam sebulan anda pergi ke pusat perbelanjaan atau mal? Coba kalkulasi biaya parkir anda selama anda berada di pusat perbelanjaan. Tidak sedikit bukan? Apalagi jika anda berada di sana hingga berjam-jam. Anda merubah penghasilan yang dengan susah payah anda cari dan anda berikan begitu saja kepada pengelola parkir. Kunjungi mal jika memang anda memiliki kebutuhan dan efisiensikan keberadaan anda di sana. 

3 Membayar Cicilan Tepat Waktu

Hindari denda dan pinalti karena pembayaran cicilan yang terlambat. Jika anda memiliki hutang kartu kredit, pertimbangkan untuk melunasinya lebih cepat karena anda tidak bisa melunasi kartu kredit dengan pembayaran minimum. Dan bunga kartu kredit adalah salah satu bunga hutang konsumtif yang terbesar. Hati-hati dalam menggunakannya agar hutang anda tidak menumpuk.

4 Manfaatkan Promo dan Poin Hadiah Kartu Kredit

Namun, bukan berarti kartu kredit tidak memiliki kegunaan. Banyak merchants yang bekerjasama dengan kartu kredit dan memberikan potongan harga khusus untuk berbagai produk atau jasa. Baik itu restoran, barang elektronik dan lain sebagainya. Dan jangan lupa anda memiliki poin hadiah dalam setiap transaksi anda menggunakan kartu kredit. Jika anda menggunakannya dengan seksama, kartu kredit dapat menjadi kawan berhemat yang baik.

5 Menggunakan Satu Alat Transportasi untuk Bersama

Jika anda memiliki beberapa kenalan yang memiliki rute harian yang sama dengan waktu yang sama, serta berangkat atau pulang dengan waktu yang hampir bersamaan. Pertimbangkan untuk menggunakan satu kendaraan untuk bersama. Anda bisa berbagi pengeluaran kendaraan bersama teman-teman anda. Tentunya ini lebih murah daripada jika anda harus menggunakan kendaraan pribadi menuju ke lokasi pekerjaan anda. 

6 Makan dengan Menu Bersama

Makan siang di luar bersama teman-teman juga dapat lebih murah dan terjangkau ketika kita memutuskan untuk memakai menu bersama layaknya kita makan bersama keluarga. Seringkali porsi makan paket yang disajikan di restoran cukup besar untuk berdua. Dengan menu bersama, anda bisa mencicipi menu lain tanpa biaya tambahan. 

7 Merencanakan Pengeluaran Besar

Dalam hidup kita memiliki beberapa pengeluaran besar baik dalam jangka pendek, menengah ataupun panjang. Jika kita merencanakan terlebih dahulu dan mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran besar ini, kita bisa memilih instrumen investasi terbaik yang bisa kita miliki. Artinya kita bisa berhemat dan mengantisipasi pengeluaran besar itu pada saat pengeluaran itu tiba. Bahkan dalam beberapa kasus pengeluaran itu bisa kita biayai dengan lebih murah karena ada kompensasi dari keuntungan investasi. Membuat rencana keuangan membantu anda untuk membeli masa depan dengan biaya lebih murah.

8 Merencanakan Liburan Lebih Awal

Membeli tiket pesawat, akomodasi hotel dan sewa kendaraan lebih awal biasanya jauh lebih murah. Banyak maskapai penerbangan dan hotel yang memberikan potongan harga khusus di saat-saat low season atau ketika anda memesan jauh-jauh hari. Gunakan promo hotel dan tiket penerbangan murah maka anda bisa berhemat bahkan anda bisa menikmati kualitas liburan yang lebih baik dengan anggaran yang sama. 

9 Manfaatkan Sale Tahunan

Meskipun hampir setiap bulan selalu ada Sale, sebut saja Lebaran Sale, Christmas Sale, End of Year Sale, Clearance Sale, Valentine's Sale dan sale-sale yang lainnya. Tapi selalu ada saja sale khusus yang memberikan potongan harga lebih dari 50-60%. Manfaatkan diskon tahunan ini untuk mendapatkan barang terbaik dengan kurang dari separuh harga.

10 Memodifikasi Penampilan

Biasanya kita ingin tampil berbeda dalam setiap kesempatan. Jangan buru-buru membeli pakaian baru agar terlihat berbeda. Dengan sedikit perubahan pada kombinasi-kombinasi warna pakaian, tambahan aksesoris dan gaya rambut anda juga bisa terlihat berbeda dan tetap menarik. Kombinasi stok pakaian lama dengan pakaian baru mungkin juga bisa digunakan untuk merubah tampilan anda. Pintar-pintar mencari referensi untuk mendapatkan kombinasi terbaik.

11 Hemat Listrik

Seberapa sering anda membiarkan alat elektronik tersambung dengan steker atau sumber listrik? Meskipun tidak digunakan, peralatan elektronik yang terhubung dengan sumber listrik tetap menyedot listrik dari sumbernya. Matikan jika tidak digunakan dan lepaskan dari sumber listriknya. Gunakan juga peralatan penghemat listrik yang banyak dijual di pasar. Peralatan tersebut fungsinya adalah memperbaiki kualitas listrik yang ada di rumah sehingga penggunaannya lebih baik. 

12 Mengemudi Efektif

Teknik mengemudi yang baik bisa menghemat pengeluaran BBM hingga 10%. Perilaku mengemudi yang baik juga bisa menambah usia kendaraan sehingga mengurangi biaya pemeliharaan. Banyak sumber di internet yang mengajarkan cara mengemudi yang baik dan hemat bahan bakar. Praktekkan dan latih dalam keseharian.

13 Hindari Macet

Kemacetan di Jakarta seringkali tidak bisa dihindari, namun masih bisa disiasati dengan mengatur jadwal perjalanan kita setiap hari atau mengatur rute perjalanan yang tidak terlalu padat. Tidak selalu berhasil, namun jika setidaknya kita bisa mengurangi 50% perjalanan kita dalam kemacetan, efisiensi bahan bakar bisa cukup signifikan.

14 Daur Ulang Barang-barang Bekas yang Sudah Tak Terpakai

Cek barang-barang dan peralatan elektronik yang sudah tidak terpakai. Beberapa mungkin sudah menjadi penghuni gudang atau beberapa mungkin ada yang menjadi barang incaran kolektor. Jika masih bisa memiliki nilai, ada baiknya barang-barang tersebut kita jual dan hasil penjualannya mungkin bisa menjadi tambahan investasi atau tabungan anda. Selain menghindari penumpukan barang di rumah, juga bisa melatih intuisi kita dalam keputusan berbelanja di masa yang akan datang.

15 Transfer Saldo Cicilan Kartu Kredit

Kartu kredit anda berbunga tinggi? Jika ada tawaran pinjaman lunak berbunga rendah anda juga dapat menjadikan hal ini sebagai alternatif pelunasan kartu kredit anda. Yang harus anda pastikan adalah ketika anda merubah cicilan kartu kredit menjadi pinjaman lain, pinjaman tersebut berubah menjadi sebuah pinjaman cicilan tetap. Disini kemampuan mencicil harus dipertimbangkan.

16 Membeli Produk Buatan Supermarket

Terkadang kita temui supermarket yang biasanya kita kunjungi menjual produk-produk sejenis dengan mereknya sendiri. Dan umumnya produk tersebut dijual dengan harga di bawah harga barang sejenis dengan merek yang sudah dikenal. Barang-barang ini bisa dijadikan sebagai alternatif belanja yang lebih murah untuk kategori yang sama atau menjadi barang substitusi kebutuhan rutin bulanan anda.

17 Belanja Bersama

Membeli barang dalam jumlah grosir tentunya akan mendapatkan harga grosir. Untuk menyiasati pengeluaran rutin bisa juga kita melakukan belanja rutin bersama teman-teman untuk mendapatkan harga grosir. Tentunya kegiatan ini harus dilakukan di toko grosir yang menjual barang kebutuhan rumah tangga secara grosir.  

18 Kurangi Iuran Tahunan Pusat Kebugaran

Seberapa sering anda datang ke pusat kebugaran? Jika seandainya penghematan yang anda lakukan tidak signifikan, membayar sesuai kehadiran akan lebih menghemat uang anda dibandingkan dengan membayar iuran keanggotaan pusat kebugaran secara tahunan. Biasanya kebanyakan orang membayar iuran keanggotaan karena terlihat jauh lebih murah, namun ternyata seringkali mereka tidak konsisten dalam memanfaatkan fasilitas yang diberikan. Akhirnya bisa jadi keanggotaan di pusat kebugaran itu menjadi mubazir dan sia-sia karena tidak terpakai.

19 Bersepeda Menuju Tempat Kerja atau Menggunakan Kendaraan Umum

Bike to work. Kenapa tidak? Selain hemat, kegiatan ini juga menyehatkan dan mengurangi polusi lingkungan. Pastikan keamanan perjalanan dan kesehatan sepeda anda. Menggunakan fasilitas kendaraan umum juga menjadi alternatif yang baik jika lokasi rumah anda jauh dari lokasi kantor.

20 Kurangi Gadget di Rumah

Rata-rata rumah tangga memiliki 3 gadget di rumahnya. Dan setiap gadget biasanya harus terkoneksi dengan internet. Jika masing-masing gadget memiliki langganan jaringannya sendiri tentu ini akan menjadi pengeluaran yang berlebihan. Jika gadget tersebut tidak terlalu sering digunakan ada baiknya kita saling berbagi dalam penggunaannya.

21 Gunakan Fasilitas Wifi Bersama

Koneksikan jaringan di rumah dengan jaringan wifi sehingga anda cukup hanya memiliki satu jaringan internet untuk semua perangkat elektronik anda yang membutuhkan jaringan internet. Bahkan bisa juga anda menggunakan satu jaringan internet untuk beberapa rumah dalam satu kawasan. Perhatikan ketentuan dari provider untuk hal ini.

22 Berkebun Di Rumah

Menanam sendiri buah atau sayuran kesukaan. Selain hasilnya bisa dinikmati sendiri, bisa juga sebagian hasilnya dijual. Saat ini ada komunitas-komunitas berkebun yang semakin berkembang. Sebut saja misalnya komunitas Indonesia Berkebun . Mereka mengajarkan cara memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk berkebun dan sekaligus juga memanfaatkan dan memasarkan hasil dari kebun tersebut. 

23 Budayakan ASI

Susu adalah kebutuhan utama bayi. Dan tidak ada susu terbaik bagi bayi selain air susu ibu (ASI). Dengan mengutamakan pemberian ASI kepada bayi selama masa pertumbuhan 2 tahun pertama bayi, biaya penghematan susu formula bisa dialihkan untuk investasi masa depan lainnya, seperti untuk dana pendidikan anak nantinya misalnya.

24 Lokasi Strategis Tempat Tinggal

Lokasi tempat tinggal yang terlalu jauh dari lokasi pekerjaan selain akan menghabiskan energi juga akan menguras kantong karena biaya transportasi yang tinggi. Pertimbangkan untuk mendekatkan lokasi rumah dengan lokasi pekerjaan atau aktivitas harian seperti sekolah anak. 

25 Cari Alternatif Rekreasi Akhir Pekan Bersama Keluarga

Mal saat ini menjadi satu-satunya hiburan bagi masyarakat urban untuk rekreasi keluarga. Padahal masih banyak alternatif berakhir pekan lainnya selain di mal. Kita bisa mengajak keluarga ke tempat-tempat rekreasi lain yang lebih edukatif seperti kebun binatang, pusat budaya, tempat bersejarah ataupun museum. 

26 Rekening Tabungan Tanpa Biaya Administrasi

Kurangi pengeluaran bulanan dengan memilih tabungan yang bebas biaya administrasi. Dengan fasilitas ini uang kita akan terbebas dari pengeluaran yang tidak perlu, dan bunga tabungan bisa tetap utuh menjadi milik kita.

27 Bebaskan Iuran Tahunan Kartu Kredit

Gunakan fasilitas bebas iuran tahunan dari kartu kredit anda. Iuran tahunan kartu kredit anda sudah bisa digunakan untuk berinvestasi di reksadana. Jika kita bisa menghemat pengeluaran ini bukan tidak mungkin hasil penghematan tersebut bisa kita gunakan untuk hari tua kita.

28 Cicilan 0%

Tidak salah memanfaatkan fasilitas ini. Jika anda memang membutuhkan sebuah barang dengan segera, dan anda harus membelinya dengan mencicil. Semaksimal mungkin anda menekan biaya bunga dengan memperoleh cicilan 0%. Apalagi jika barang yang anda beli termasuk ke dalam barang produktif atau aset produktif yang menghasilkan atau naik nilainya sepanjang waktu.

29 Biasakan Menawar

Kebiasaan menawar adalah kebiasaan baik. Anda tidak pernah tahu apakah barang yang anda lihat dan dipajang bisa dibeli dengan harga lebih murah dengan ditawar. Sayangnya masyarakat sekarang seringkali gengsi untuk menawar. Yakinlah kita bisa mendapatkan kesepakatan harga yang baik dengan pandai menawar harga.

30 Survey Sebelum Membeli

Survey barang yang anda butuhkan sebelum membeli. Bandingkan kualitas, harga dan jaminan setelah pembelian. Dengan internet membeli barang sekarang menjadi lebih mudah dan murah. Survey juga bisa dilakukan dengan cepat. Manfaatkan teknologi untuk mendapatkan barang yang anda inginkan. Menjadi smart shopper adalah sebuah pilihan yang bijak.

31 Pertimbangkan Membeli Barang Bekas

Di luar banyak barang bekas yang masih baik kondisinya. Entah karena orang itu mendapatkannya dari hadiah, menyesal setelah membeli, atau membutuhkan uang, keputusan mencari alternatif barang bekas dengan kondisi baik layak menjadi salah satu alternatif menemukan barang murah. Cermat melihat kondisi barang adalah kunci keberhasilannya.

32 Kurangi Rokok

Jika rata-rata orang merokok 1 bungkus sehari dengan harga sekitar Rp 15.000,- maka sebulan pengeluaran rokok menjadi sekitar Rp 450.000,-. Cukup untuk membeli investasi di reksadana ataupun membeli asuransi baik kesehatan atau jiwa yang bisa digunakan untuk keperluan masa depan.

33 TV Bersama untuk Keluarga

Ada baiknya TV diletakkan di ruang keluarga daripada berada di tiap-tiap kamar. Gunakan saat-saat menonton TV bersama keluarga sebagai saat-saat untuk bercengkrama dan mendidik anak. Di jaman yang serba sibuk ini kita sering kekurangan waktu untuk bersama keluarga. Dengan adanya TV di ruang keluarga, keluarga bisa lebih dekat dan antara anggota keluarga bisa belajar bertoleransi dalam penggunaan fasilitas bersama.

34 Gunakan Kartu Member Belanja

Hampir semua toko modern saat ini menawarkan kartu keanggotaan belanja. Ada baiknya anda mendaftarkan diri anda untuk mendapatkan penawaran dengan harga khusus atau promo yang tidak diberikan kepada pembelanja umum. 

35 Stop Belanja Makanan Berlebihan

Lapar mata. Itu yang seringkali terjadi saat berbelanja. Kelihatannya semua bahan makanan perlu dibeli saat itu juga. Jangan lupakan makanan adalah termasuk kategori barang yang tidak bertahan lama. Lambat laun barang-barang bahan makanan itu akan membusuk jika tidak digunakan segera. Jika anda sering harus membuang bahan makanan karena busuk di tempat penyimpanan, ada baiknya anda hanya membeli tidak lebih dari yang anda butuhkan dalam jangka waktu pendek.

36 Gunakan Gadget untuk Menghemat Komunikasi

Teknologi diciptakan untuk menjadikan hidup kita lebih hemat, lebih mudah dan lebih efisien. Gunakan fasilitas komunikasi yang ada di gadget anda untuk memudahkan dan menghemat pengeluaran anda. 

37 Cari Sumber Informasi Gratis

Informasi dan pengetahuan saat ini bisa kita temukan dan cari hampir tanpa keluar uang dengan bantuan internet. Banyak situs-situs yang bisa membantu kita dalam pengembangan diri, menambah pengetahuan ataupun keahlian.

38 Jaga Kesehatan

Menjaga kesehatan juga salah satu investasi penting. Berapa biaya yang harus dikeluarkan dan berapa peluang yang hilang karena gangguan kesehatan. Jaga fungsi tubuh dengan rajin dan teratur berolahraga, makan-makanan bergizi dan sehat serta mengolah jiwa agar terjauh dari penyakit fisik maupun psikis.

39 Katakan Tidak Pada Penawaran yg Tidak Perlu atau Tidak Berguna (Meskipun Diskon)

Untuk beberapa orang, menolak penawaran itu sesuatu yang sulit dan canggung. Bagi individu seperti ini memberanikan diri untuk berkata tidak pada penawaran yang tidak perlu atau tidak berguna adalah penting. Perhatikan berapa banyak barang tidak berguna yang anda miliki di rumah karena tidak bisa berkata tidak.

40 Kelola Rumah Sendiri

Menggunakan pekerja rumah tangga memang mengurangi beban tenaga. Namun jika tidak dirasa perlu sekali, ada baiknya kita belajar untuk mengelola dan mengatur rumah sendiri. Banyak sisi positif yang bisa diperoleh dengan mengurangi ketergantungan kepada pekerja rumah tangga.

41 Beberapa Barang Hanya Tampak Menarik Ketika Dipajang

Cara toko memajang barang dagangan dan memberikan pencahayaan dan peletakan sudah dipertimbangkan dengan sangat matang. Hal ini yang membuat perbedaan ketika barang tersebut sudah sampai di rumah anda atau anda kenakan. Bahkan suasana toko tersebut sudah didesain sedemikian rupa untuk memancing hasrat belanja anda. Utamakan butuh sebelum ingin.

42 Gunakan Air Secara Efisien

Keuntungan hidup di negeri ini adalah air ada dimana-mana. Bahkan kita bisa menikmatinya hampir sepanjang waktu. Gunakan air secara efektif untuk mengurangi pengeluaran listrik ataupun air bersih. Kamar mandi modern dengan shower lebih menghemat penggunaan air dibandingkan bak mandi. 

43 Memilih Rute Jalan

Rencanakan rute harian anda. Upayakan untuk mengelola perjalanan dalam sekali perjalanan. Dekatkan lokasi-lokasi meeting point dalam satu area yang berdekatan agar tidak hanya efisien dalam sisi waktu, tapi juga tenaga dan energi.

44 Pelihara Kendaraan

Perawatan kendaraan yang baik dapat menambah umur kendaraan dan juga meningkatkan daya tawar saat dijual kembali. Belum lagi rasa tenang ketika menggunakannya dalam keseharian. Kendaraan yang terawat baik juga otomatis mengkonsumsi bahan bakar lebih sedikit dibandingkan yang kurang terawat.

45 Produktifkan Aset 

Memiliki aset-aset yang menganggur tidak terpakai adalah mubazir. Cari cara untuk memproduktifkan aset. Buat aset tersebut menjadi mesin uang anda, karena jika tidak aset tersebut akan menggerogoti kekayaan anda dari waktu ke waktu.

46 Rawat Barang-barang dengan Baik

Anda punya koleksi tas yang mahal dan bermerk? Rawatlah baik-baik. Bukan tidak mungkin suatu saat barang tersebut bisa anda daur ulang dan bisa anda jual kembali.

47 Simpan Uang Receh

Ini adalah salah satu kesalahan dalam mengelola uang. Ketika melihat uang dalam pecahan kecil (apalagi uang logam), otak kita seringkali sudah terprogram bahwa uang logam tidak penting. Akibatnya kita biarkan uang-uang receh ini pergi tanpa pengawasan. Mari sedikit berlatih. Coba kumpulkan uang logam yang anda terima setiap hari dalam satu wadah selama sebulan dan lihat berapa banyak uang yang anda kumpulkan dalam sebulan.

48 Gunakan Pendingin Udara Hemat Energi

Pendingin udara adalah salah satu peralatan elektronik yang jamak ditemukan saat ini di kalangan masyarakat perkotaan. Jika anda masih menggunakan sistem pendingin udara lama, sebaiknya segera anda tinggalkan. Selain sudah berumur dan menggunakan daya yang besar, peralatan tersebut sangat tidak hemat energi. 

49 Hilangkan Iuran Bulanan yang Tidak Terpakai

Iuran adalah komitmen kita kepada pihak ketiga. Entah kita menggunakan atau tidak menggunakan pengeluaran ini tetap harus dilakukan. Iuran majalah yang berlebihan, iuran TV berlangganan yang tidak seluruh salurannya ditonton secara rutin, iuran pusat kebugaran yang tidak seluruhnya terpakai akan menjadi mubazir. Pilih dengan seksama iuran mana yang paling anda perlukan dalam keseharian anda untuk menunjang produktivitas atau kehidupan anda.

50 Mencoba Barang Baru

Jika ada penawaran produk baru, ada kalanya kita perlu mencoba. Karena biasanya barang baru dijual dengan harga promo (kecuali elektronik) agar orang mau mencoba. Dan biasanya barang baru dibuat dengan teknologi terbaru. Anda perlu membuka mata dan telinga jika ada peluang untuk mencoba barang baru yang lebih baik dengan harga yang lebih murah.

Be smart with your money!

(BR)