Skip to main content

Fenomena #KantongBolong


Ringkasan sharing tentang Kantong Bolong di twitter @raharjobudi hari Selasa, 4 Februari 2014

Agenda sharing hari ini adalah soal #KantongBolong
Pernah ga tweeps kamu merasa kalau sudah berusaha berhemat, tapi kok duitnya hilang tak berbekas begitu saja? #KantongBolong
Atau gaji yg diterima di awal bulan sudah tak bersisa di akhir minggu ketiga? #KantongBolong



Atau bisa juga misalnya sudah menabung. Tapi tabungan tdk bertambah, justru berkurang.. Apesnya lg kalau hutang jg nambah #KantongBolong
Seolah2 seperti punya penyakit #KantongBolong . Dompet seperti ada saluran khusus yg bikin duit keluar terus tidak terdeteksi
Apa saja sih penyebab #KantongBolong ?
#KantongBolong 1 >> Tidak pernah memonitor belanja sehari-hari secara disiplin. Berapa banyak dari kita yg rutin mencatat pengeluaran?
Pengeluaran hari ini saja suka lupa, apalagi pengeluaran seminggu atau sebulan. Coba catat setiap hari #KantongBolong
Hari gini jgn mencatat pengeluaran pakai kertas. Yg punya smartphone, banyak aplikasi yg bs dipakai dan mudah #KantongBolong
#KantongBolong 2 >> Karena dianggap tdk berharga kita suka menyepelekan uang receh. Padahal skrg banyak uang logam Rp 1 rb
Teman saya pernah ngasi segenggam uang receh ke pengamen. Dikembalikan dgn tdk sopan karena dianggap uang receh #KantongBolong
Padahal setelah dihitung, nilainya uang receh itu lebih dari Rp 5 rb #KantongBolong
Coba kumpulkan uang receh anda sebulan di satu tempat. Jangan2 sdh bisa beli reksadana saham #KantongBolong
#KantongBolong 3 >> Kemana uang kembalian? Biasanya kita mengabaikan uang kembalian dgn membeli barang2 yg kurang perlu (mis. jajanan)
#KantongBolong 4 >> Tidak punya rencana pengeluaran harian. Awal bulan uang banyak belanja banyak, akhir bulan gaji sudah habis
Kontrol pengeluaran harian jgn lebih dari batas (misalnya Rp 25 ribu). Letakkan uang secukupnya di dompet sesuai anggaran #KantongBolong
#KantongBolong 5 >> Belanja tanpa sadar. Kok bisa? Coba mulai sekarang anda membayar dgn uang tunai. Lihat perbedaannya
Ketika kita membayar dgn uang tunai, dorongan konsumtif kita turun hingga 30% dan kita merasakan uang kita berkurang #KantongBolong
Hal yg tidak ditemukan ketika kita berbelanja dengan uang elektronik karena kita tidak merasakan mengeluarkan uang #KantongBolong
#KantongBolong 6 >> Jajanan. Ketika kita stress ada kecenderungan kita ingin jajan utk menghilangkan stress #KantongBolong
Berapa uang yg biasanya anda belanjakan untuk beli jajanan/cemilan? #KantongBolong
#KantongBolong 7 >> Tidak mengalokasikan penghematan. Apa ini?
Ketika kita membeli barang dgn harga diskon/murah. Otak kita berpikir kita msh punya anggaran utk dibelanjakan. Betul tdk ya? #KantongBolong
Kemudian ujungnya bisa jadi penghematan karena diskon tadi kita belanjakan sesuka hati (emosional) hingga tdk berbekas #KantongBolong
Lucunya yg diingat otak kita adalah kita msh punya sisa anggaran, dia tidak ingat sisa anggaranya sdh dibelanjakan #KantongBolong
Coba pindahkan selisih harga diskon ke rekening lain, atau segera belikan investasi yg terjangkau #KantongBolong
Dengan mewaspadai lubang2 pengeluaran tadi, semoga kita terhindar dari penyakit #KantongBolong
Mungkin tweeps bisa share suka boros di pengeluaran harian mana yg bisa bikin #KantongBolong ? Sharing anda bermanfaat buat kita semua
Siapa tahu ada teman lain yg bisa belajar dari share anda tentang #KantongBolong dan bgmn anda mengatasinya
Ditunggu sharingnya ya. Jika cukup panjang bisa dikirim via email ke braharjocfp@gmail.com untuk dimuat di www.terapikeuangan.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Menyusun Portofolio Investasi Pribadi

Ketika anda berinvestasi, memadukan beragam jenis kelas aset yang berbeda untuk melakukan diversifikasi dan meminimalisasi resiko selalu menjadi pertanyaan. Bagaimana proses perencanaan investasi untuk mengoptimalkan keuntungan investasi dengan resiko minimal? Berikut adalah langkah-langkah sederhana dalam menyusun portofolio investasi anda. Menetapkan Kebutuhan Investasi Sebelum memulai berinvestasi, kita harus menentukan dulu apa tujuan dari investasi yang kita lakukan. Tentunya kita semua sepakat.. harapan dari berinvestasi adalah sudah jelas untuk memperoleh keuntungan. Benar keuntungan investasi yang anda inginkan, namun.. keuntungan investasi seperti apa tepatnya? Secara garis besar, kita menggolongkan keuntungan investasi dalam 3 kelompok. Pertama adalah untuk memperoleh pendapatan rutin dari investasi kita, kedua untuk meningkatkan nilai aset atau yang ketiga adalah paduan antara pendapatan rutin dan sekaligus kenaikan atau pertumbuhan nilai aset. Tujuan ini akan mempengaru

Servo Uang

Dikutip dari catatan seorang teman (Faradhita) Tulisan ini menjelaskan mengapa merubah kebiasaan dalam berbagai bidang... baik spiritual, intelektual, emosional, kesehatan, keuangan dan relasi membutuhkan kekuatan untuk berubah. Semoga bermanfaat... Pernahkan anda ingin melakukan sesuatu tapi tidak pernah terjadi ? misalnya ingin sehat..tetapi di hadapan anda selalu makanan enak, berkolsterol dan lemak. Ingin menabung tetapi selalu ada aja penyebab uang keluar dari kantong? Itulah Servo anda... yaitu suatu proses loop tertutup untuk mengkoreksi proses secara terus menerus agar tetap dapat menuju “target” yang telah ditetapkan. Sebagai contoh, peluncuran peluru kendali menerapkan teknik servomechanism, dimana ketika target telah “dikunci”, maka gerakan peluru yang mulai melenceng akan direvisi ulang sehingga kembali menuju arah semula, proses revisi ini berlangsung terus menerus, sampai dengan akhirnya peluru kendali tepat mengenai sasaran yang telah ditetapkan. Apa hubungannya dengan p

Plus Minus Punya Rekening Bersama Pasangan (Joint Account)

Untuk yang sudah berkeluarga pasti pernah kepikiran bagaimana mengelola keuangan bareng pasangan. Salah satu alat yang mudah adalah membuat rekening bersama ( joint account ) pasangan. Ada 2 jenis rekening bersama yang bisa kita buat. Yaitu adalah rekening bersama dalam format " or " dan " and ". " Or " maksudnya adalah otorisasi untuk dana keluar dapat dilakukan oleh salah satu pihak saja, baik suami atau istri. Sedangan rekening bersama jenis "and" berarti untuk otorisasi transaksi rekening membutuhkan persetujuan 2 pihak yaitu suami dan istri tidak bisa salah satunya. Berikut ini adalah plus minus memiliki rekening bersama untuk yang sudah menikah.  Plus: Bisa untuk rekening penampung keperluan rumah tangga, jadi kedua pasangan bisa mengetahui kebutuhan pengeluaran rumah tangga sebulan. Saling memonitor pengeluaran rumah tangga yang sudah dan belum dikeluarkan serta pengecekan dana yang masih tersedia dari mulai awal bulan hingga akhir bu