22 October 2010

Merubah Kebiasaan? Caranya?

Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada beberapa hal dalam diri kita yang ingin kita perbaiki. Terutama sekali terkait kebiasaan-kebiasaan buruk (dalam bahasa kita). Sebenarnya apa sih kebiasaan buruk itu?

Kebiasaan sebenarnya tidak ada yang benar atau salah, yang ada hanyalah kebiasaan kita itu akan berdampak dan membawa kita untuk mencapai tujuan kita atau sebaliknya, kebiasaan itu akan membawa kita menjauh dari tujuan kita atau cita-cita kita. Contohnya, seseorang mungkin memiliki tujuan untuk sehat, tetapi dia tidak membangun kebiasaan-kebiasaan yang membuat dia menjadi sehat seperti berolahraga, memakan makanan yang sehat, berpikiran sehat dan juga beremosi sehat. Maka kebiasaan-kebiasaannya tidak akan membawa dia untuk mencapai tujuannya. Begitu pula dalam hal keuangan, seseorang mungkin ingin memiliki tujuan untuk mencapai kemandirian finansial di usia tuanya. Tetapi tujuan itu mungkin saja tidak tercapai karena tidak memiliki kebiasaan yang dibutuhkan yaitu menabung dan berinvestasi secara teratur sejak dini.

Darimana asal kebiasaan-kebiasaan itu? Kebiasaan itu hadir dalam diri kita dari pola asuh masa kecil dan tindakan-tindakan yang kita lakukan secara teratur dan rutin sehingga akhirnya menjadi bagian dari diri kita baik tindakan itu kecil atau besar. Dan kebiasaan biasanya berubah karena 3 faktor, yaitu:

  1. tujuan, orang yg punya tujuan khusus dan kemudian menyadari bahwa dia harus melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan itu akan mengkoreksi kebiasaan-kebiasaan yang kurang tepat untuk kemudian menyesuaikan dirinya dengan membangun kebiasaan-kebiasaan baru yang lebih sesuai
  2. pengetahuan, dengan pengetahuan yang lebih baik, seseorang memperbaiki kebiasaan buruknya, dan kemudian menggantinya dengan kebiasaan yang lebih positif. Contoh: mengetahui bahwa merokok mengganggu kesehatan diri membawa seseorang untuk menghentikan kebiasaan merokok
  3. pengalaman pahit, ketika mencapai level ini, seseorang biasanya mau tidak mau harus berubah karena dipaksa untuk berubah. Seseorang yang mengetahui kadar kolestrolnya sudah sangat tinggi dan menderita penyakit jantung akan lebih berhati-hati dalam pola makan dan membangun kebiasaan berolahraga.
Membangun kebiasaan yang lebih baik dalam berbagai hal perlu dibangun sejak sekarang, dan dimulai dari hal-hal yang kecil. Seseorang yang ingin mandiri secara finansial perlu membangun kebiasaan menciptakan penghasilan positif, yaitu penerimaan > pengeluaran. Dimulai dari membiasakan menciptakan penerimaan positif, mengatur pengeluaran agar selalu positif. Dari hal sederhana seperti apa? Bahkan dari kebiasaan kecil yang tidak pernah membiarkan uang di dompet kosong. Menurut para pakar, untuk menciptakan kebiasaan baru perlu melakukan tindakan yang diinginkan secara berulang-ulang selama 21 hari. Bahkan, untuk beberapa kebiasaan lama yang sudah menahun perlu penyesuaian dan konsistensi tindakan yang terus-menerus.

Teknik lain adalah melalui pemrograman ulang di pikiran bawah sadar, tempat kebiasaan itu berada. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan metode auto suggestion, dengan mengucapkan sebuah kalimat berulang-ulang setiap hari dengan harapan akhirnya kata-kata itu akhirnya suatu hari menembus pikiran bawah sadar dan diterima sepenuhnya oleh hati dan pikiran. Atau, melalui teknik hipnoterapi proses perubahan bisa dilakukan hingga mencapai perubahan di dalam program yang sudah tertanam dalam pikiran bawah sadar sehingga perubahan itu dengan cepat diperoleh dan menjadi bagian dari dalam diri kita.

No comments:

Post a Comment