20 April 2014

Rumah: Beli atau Kontrak?

Kebutuhan akan tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Selain melindungi dari hujan dan panas, memiliki rumah sendiri adalah tempat untuk mendidik anak dan membina rumah tangga, aktualisasi kemandirian serta kedamaian. Tidak salah jika ada pepatah rumahku istanaku. artinya memiliki rumah sendiri dapat menciptakan rasa damai di antara pasangan yang sudah menikah.

Ada 2 cara yang biasanya dilakukan orang agar dapat memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Cara pertama adalah dengan menyewa rumah atau kontrak, cara yang kedua adalah dengan membeli, baik melalui kredit perumahan, atau dengan membelinya secara tunai. Cara manakah yang terbaik?

Menyewa atau mengontrak rumah adalah cara termudah dan umumnya dilakukan oleh kebanyakan orang di awal karirnya. Di saat penghasilan belum terlalu besar, dan dana untuk membeli rumah belum terkumpul, banyak yang memutuskan untuk menggunakan opsi ini agar bisa hidup mandiri dengan penghasilan yang dia punya. Banyak pilihan menyewa atau megontrak rumah, mulai dari bentuk kos-kosan sederhana hingga yang mewah, rumah landed hingga apartemen. Kelebihan dari menyewa adalah memungkinkan bagi penyewa untuk mencari lokasi yang dekat dengan pekerjaan, namun kelemahannya adalah dengan menyewa berarti aset tersebut tidak pernah menjadi milik pribadi penyewa.

Membeli rumah adalah opsi yang terbaik sesungguhnya karena nilai aset properti yang cenderung terus meningkat. Tidak disadari bahwa rumah tinggal menjadi investasi yang tidak disadari oleh kebanyakan kita. Sayangnya, tidak semua orang dapat membeli rumah sendiri karena keterbatasan penghasilan dan ketidakmampuan tabungan mengejar kenaikan harga rumah. Pilihan lain adalah dengan mengambil KPR atau mencicil. Yang diperlukan adalah dana down payment (DP) uang muka dari rumah tersebut, kemudian sisa hutang dicicil sesuai dengan kemampuan menyicil. Kelemahan dari membeli rumah adalah biasanya untuk mendapatkan rumah yang ideal sulit sekali untuk menyeimbangkan antara lokasi yang diinginkan dengan kemampuan dana. Kelebihannya adalah dengan membeli rumah baik secara tunai maupun kredit, sesungguhnya kita telah mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik dengan memiliki aset produktif yang berkembang nilainya sepanjang waktu bahkan meskipun harus membayar cicilan ditambah bunganya. Jadi manakah yang anda pilih?

Be smart with your money!

(BR)

8 comments:

  1. kalau ada pilihan antara beli tanah dulu trus bangunnya nyicil sama beli rumah kpr 10-15th lebih baik mana???? terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika keinginannya segera ditinggali beli rumah dgn KPR akan lebih mudah dan lebih murah dari sisi bunga daripada beli tanah kemudian nyicil membangun

      Delete
  2. Tips yang bagus gan, sangat bermanfaat buat orang banyak.

    Misi gan ane mau beli rumah nih kira kira ada info yg jual rumah ga?

    ReplyDelete
  3. Menurut saya lebih baik membeli rumah dibandingkan kontrak karena harga rumah tiap tahun selalu meningkat sehingga rumah bisa dijadikan investasi jika membelinya. pojokinvestasi.com

    ReplyDelete
  4. saya wirausaha yang tidak punya gaji dan ingin membeli rumah karna saya pikir dari pda kontrak
    dengan jangka waktu 10 - 15 - 20 thn lah insya allah saya dan suami saya sanggup tapi apa ada KPR rumah tanpa DP

    ReplyDelete
  5. Wah artikel yang sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  6. beli laahh..... gengsi dong ngontrak hehehe


    Imajinasikan rumahmu dengan pemandangan mempesona di kota

    Jakarta, klik http://citralakesawangan.com/finehomes-pancarkan-

    aura-positif-rumah-di-tepi-danau/

    ReplyDelete
  7. Hanya 8 jt sdh bisa punya rumah // cicilan mulai 2 jt an , info lengkap hub RIMA , 081311062389 (wa) // pin bb 5D 4938 7B

    ReplyDelete