27 April 2012

Menabung di Awal vs Menabung di Akhir

Salah satu teknik mengelola pendapatan adalah membuat teknik dan strategi menabung. Saya yakin di antara kita semua ingin punya sejumlah uang yang berada disebuah rekening yang tidak terganggu. Rekening ini seringkali disebut sebagai rekening tabungan. Umumnya orang membuat rekening tabungan dengan tujuan tertentu. Tujuan itu bisa sifatnya jangka pendek, menengah atau panjang. Atau bisa juga rekening tabungan diciptakan untuk hanya sekedar untuk memberikan rasa tenang, mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran tak terduga seperti misalnya perbaikan kendaraan atau membayar pengeluaran mendadak seperit misalnya berjaga-jaga jika ada anggota keluarga yang sakit.

Berikut ada beberapa tips sederhana agar kita semua bisa memiliki rekening tabungan:

  1. Pisahkan rekening tabungan dari rekening pengeluaran rutin bulanan dan kebutuhan hidup
  2. Tetapkan tujuan menabung. Sebuah tujuan akan melekatkan diri anda secara emosional dan juga menemukan alasan utama mengapa anda harus menabung sekarang juga. Kebanyakan orang yang gagal menabung disebabkan karena tabungan itu hanya sebuah formalitas tanpa makna. Beri makna penting dari tabungan anda.
  3. Jangan menggunakan dana yang tersedia di dalam rekening tabungan kecuali untuk tujuan yang sudah ditetapkan. Kegagalan proses menabung seringkali terjadi karena dana yang tersedia belum terakumulasi penuh dalam tabungan sudah terpakai untuk hal-hal yang sifatnya kurang penting, emosional dan benefitnya sesaat. Seperti misalnya tawaran belanja diskon besar-besaran yang waktunya terbatas. Melihatnya sebagai peluang, kemudian dana yang tersedia di tabungan digunakan dan dibelanjakan mengabaikan tujuan utama menabung.
  4. Cara mengisi tabungan:
    1. menabung setelah segala pengeluaran dikeluarkan. Artinya menabung ketika ada sisa (jika ada sisa). Teknik mengisi seperti ini adalah teknik mengisi tabungan yang tingkat kegagalannya paling besar karena sifat natural manusia yang cenderung membelanjakan uang yang tersisa di rekening
    2. menabung sebelum pengeluaran. Cara ini yang paling mungkin bisa membantu kita menjadi lebih kaya. Menabung sebelum uang itu dikeluarkan artinya ketika menerima penghasilan kita langsung memindahkan sejumlah uang ke dalam rekening tabungan. Bisa dimulai dengan 10% setiap kali menerima penghasilan, kemudian tingkatkan dengan berjalannya waktu.
    3. menabung sebelum pengeluaran dengan program tabungan. Ini adalah cara yang paling bisa mendisiplinkan kita. Istilah yang sering digunakan adalah "saya anggap saja itu uang ilang yang tidak pernah saya lihat, padahal itu adalah uang yang saya tabung". Biasanya bank menawarkan produk tabungan seperti ini dengan berbagai manfaat. Produk mencicil tabungan yang mengharuskan nasabah melakukan autodebet dari rekening tabungannya setiap bulannya untuk dimasukkan ke dalam rekening khusus sesuai program.
Beda cara akan memberikan hasil yang berbeda. Semuanya dimulai dari niat yang kuat untuk hidup lebih sejahtera di masa yang akan datang. Selamat mencoba.

6 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. I would like to thank you for the efforts you have made in writing this article
    nice post, that's very interesting information thanks for sharing :)
    I introduce a Economics student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

    ReplyDelete
  3. Nice Info, benar sekali bagaimanapun semangat menabung harus ditanamkan sejak dini. Apalagi sekarang dengan Menabung rutin dan Mengajak Rekan Menabung Juga bisa menghasilkan INCOME JUTAAN rupiah per bulan http://tabunganmilyarder.weebly.com/

    ReplyDelete
  4. Menabung diawal dan diakhir pasti mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Menabung sejak dini sangat penting seperti halnya investasi. pojokinvestasi.com

    ReplyDelete
  5. Bagus infonya :)
    Menabung memang sangat penting untuk rencana masa depan kita.
    Ijin berbagi Tips agar bisa menabung

    ReplyDelete