Skip to main content

Menabung di Awal vs Menabung di Akhir

Salah satu teknik mengelola pendapatan adalah membuat teknik dan strategi menabung. Saya yakin di antara kita semua ingin punya sejumlah uang yang berada disebuah rekening yang tidak terganggu. Rekening ini seringkali disebut sebagai rekening tabungan. Umumnya orang membuat rekening tabungan dengan tujuan tertentu. Tujuan itu bisa sifatnya jangka pendek, menengah atau panjang. Atau bisa juga rekening tabungan diciptakan untuk hanya sekedar untuk memberikan rasa tenang, mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran tak terduga seperti misalnya perbaikan kendaraan atau membayar pengeluaran mendadak seperit misalnya berjaga-jaga jika ada anggota keluarga yang sakit.

Berikut ada beberapa tips sederhana agar kita semua bisa memiliki rekening tabungan:

  1. Pisahkan rekening tabungan dari rekening pengeluaran rutin bulanan dan kebutuhan hidup
  2. Tetapkan tujuan menabung. Sebuah tujuan akan melekatkan diri anda secara emosional dan juga menemukan alasan utama mengapa anda harus menabung sekarang juga. Kebanyakan orang yang gagal menabung disebabkan karena tabungan itu hanya sebuah formalitas tanpa makna. Beri makna penting dari tabungan anda.
  3. Jangan menggunakan dana yang tersedia di dalam rekening tabungan kecuali untuk tujuan yang sudah ditetapkan. Kegagalan proses menabung seringkali terjadi karena dana yang tersedia belum terakumulasi penuh dalam tabungan sudah terpakai untuk hal-hal yang sifatnya kurang penting, emosional dan benefitnya sesaat. Seperti misalnya tawaran belanja diskon besar-besaran yang waktunya terbatas. Melihatnya sebagai peluang, kemudian dana yang tersedia di tabungan digunakan dan dibelanjakan mengabaikan tujuan utama menabung.
  4. Cara mengisi tabungan:
    1. menabung setelah segala pengeluaran dikeluarkan. Artinya menabung ketika ada sisa (jika ada sisa). Teknik mengisi seperti ini adalah teknik mengisi tabungan yang tingkat kegagalannya paling besar karena sifat natural manusia yang cenderung membelanjakan uang yang tersisa di rekening
    2. menabung sebelum pengeluaran. Cara ini yang paling mungkin bisa membantu kita menjadi lebih kaya. Menabung sebelum uang itu dikeluarkan artinya ketika menerima penghasilan kita langsung memindahkan sejumlah uang ke dalam rekening tabungan. Bisa dimulai dengan 10% setiap kali menerima penghasilan, kemudian tingkatkan dengan berjalannya waktu.
    3. menabung sebelum pengeluaran dengan program tabungan. Ini adalah cara yang paling bisa mendisiplinkan kita. Istilah yang sering digunakan adalah "saya anggap saja itu uang ilang yang tidak pernah saya lihat, padahal itu adalah uang yang saya tabung". Biasanya bank menawarkan produk tabungan seperti ini dengan berbagai manfaat. Produk mencicil tabungan yang mengharuskan nasabah melakukan autodebet dari rekening tabungannya setiap bulannya untuk dimasukkan ke dalam rekening khusus sesuai program.
Beda cara akan memberikan hasil yang berbeda. Semuanya dimulai dari niat yang kuat untuk hidup lebih sejahtera di masa yang akan datang. Selamat mencoba.

Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. I would like to thank you for the efforts you have made in writing this article
    nice post, that's very interesting information thanks for sharing :)
    I introduce a Economics student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

    ReplyDelete
  3. Nice Info, benar sekali bagaimanapun semangat menabung harus ditanamkan sejak dini. Apalagi sekarang dengan Menabung rutin dan Mengajak Rekan Menabung Juga bisa menghasilkan INCOME JUTAAN rupiah per bulan http://tabunganmilyarder.weebly.com/

    ReplyDelete
  4. Menabung diawal dan diakhir pasti mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Menabung sejak dini sangat penting seperti halnya investasi. pojokinvestasi.com

    ReplyDelete
  5. Bagus infonya :)
    Menabung memang sangat penting untuk rencana masa depan kita.
    Ijin berbagi Tips agar bisa menabung

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

50 Cara Menghemat Pengeluaran

Berhemat adalah salah satu cara untuk menciptakan surplus yang paling mudah dan cepat dilakukan. Berhemat tidak sama dengan kikir atau pelit. Berhemat adalah mengefektifkan pengeluaran agar tidak mubazir dalam penggunaannya. Dengan berhemat kita dapat mewujudkan masa depan seperti membiayai pendidikan anak, membeli rumah idaman, mewujudkan kualitas kehidupan di hari tua yang lebih baik, berinvestasi dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa teknik berhemat yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran dan menciptakan surplus dalam keuangan kita.

1 Mengurangi Makan di Luar
Apakah anda termasuk orang yang sering makan di luar ketika jam makan siang kantor? Atau Anda sering membuat janji temu di luar bersama kolega, rekan bisnis atau teman? Dengan mengelola pengeluaran makan siang saja anda bisa berhemat sangat banyak. Saat ini pengeluaran untuk makan siang bisa mencapai Rp 35 - 50 ribu untuk sekali makan di kafe atau resto atau bahkan lebih. Membawa bekal dari rumah bisa menjadi so…

Rumah: Beli atau Kontrak?

Kebutuhan akan tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Selain melindungi dari hujan dan panas, memiliki rumah sendiri adalah tempat untuk mendidik anak dan membina rumah tangga, aktualisasi kemandirian serta kedamaian. Tidak salah jika ada pepatah rumahku istanaku. artinya memiliki rumah sendiri dapat menciptakan rasa damai di antara pasangan yang sudah menikah.

Ada 2 cara yang biasanya dilakukan orang agar dapat memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Cara pertama adalah dengan menyewa rumah atau kontrak, cara yang kedua adalah dengan membeli, baik melalui kredit perumahan, atau dengan membelinya secara tunai. Cara manakah yang terbaik?

Menyewa atau mengontrak rumah adalah cara termudah dan umumnya dilakukan oleh kebanyakan orang di awal karirnya. Di saat penghasilan belum terlalu besar, dan dana untuk membeli rumah belum terkumpul, banyak yang memutuskan untuk menggunakan opsi ini agar bisa hidup mandiri dengan penghasilan yang dia punya. Banyak pilihan menyewa …

Menyusun Portofolio Investasi Pribadi

Ketika anda berinvestasi, memadukan beragam jenis kelas aset yang berbeda untuk melakukan diversifikasi dan meminimalisasi resiko selalu menjadi pertanyaan. Bagaimana proses perencanaan investasi untuk mengoptimalkan keuntungan investasi dengan resiko minimal? Berikut adalah langkah-langkah sederhana dalam menyusun portofolio investasi anda.

Menetapkan Kebutuhan Investasi

Sebelum memulai berinvestasi, kita harus menentukan dulu apa tujuan dari investasi yang kita lakukan. Tentunya kita semua sepakat.. harapan dari berinvestasi adalah sudah jelas untuk memperoleh keuntungan. Benar keuntungan investasi yang anda inginkan, namun.. keuntungan investasi seperti apa tepatnya? Secara garis besar, kita menggolongkan keuntungan investasi dalam 3 kelompok. Pertama adalah untuk memperoleh pendapatan rutin dari investasi kita, kedua untuk meningkatkan nilai aset atau yang ketiga adalah paduan antara pendapatan rutin dan sekaligus kenaikan atau pertumbuhan nilai aset. Tujuan ini akan mempengaruhi b…